Banjarmasin Resmikan Objek Wisata Galeri Terapung dan Rumah Lanting

Objek wisata galeri terapung Banjarmasin – foto Ant

BANJARMASIN – Objek wisata di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan bertambah dengan diresmikannya galeri terapung dan rumah lanting yang bernuansa khazanah budaya masyarakat setempat.

Dua objek wisata yang memiliki khazanah budaya masyarakat Banjarmasin yang tinggal di pinggiran sungai itu, dimanfaatkan untuk galeri terapung. Letak dari galer terapu di Sungai Jingah, Banjarmasin Utara, sedangkan rumah lanting berada di Mantuil, Banjarmasin Selatan. “Selain orang datang berwisata ke pasar terapung, kemudian ada atraksi sungai, juga ada dua objek seperti ini yang merupakan edukasi,” ujar Wali Kota Banjarmasin, H Ibnu Sina, usai meresmikan kedua objek wisata tersebut, Senin (21/12/2020).

Menurutnya, di galeri terapung ada kain sasirangan. Sementara di rumah lanting ada cerita sejarah tempat yang dapat mengedukasi masyarakat. Ibnu Sina mengaku bersyukur, dua objek wisata yang merupakan inovasi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Banjarmasin tersebut akhirnya dapat terealisasi. Diyakininya, kedua objek tersebut akan menambah khazanah wahana pariwisata Kota Banjarmasin. Terutama dalam hal kebudayaan sungai, yang identik dengan kota yang berjuluk kota seribu sungai itu.

Kedua objek tersebut akan diserahkan kepada Pokdarwis setempat, sebagai pihak yang akan melakukan pengelolaan. “Mudah-mudahan ini tidak hanya satu atau dua titik saja nantinya, diperbanyak, sehingga nanti menjadi tempat yang bagus dan representatif dengan tetap mengangkat budaya lokal,” bebernya.

Ibnu Sina berpesan, semua pihak dapat menjaga dan merawat kedua objek wisata itu. Pokdarwis dan camat, serta lurah di masing-masing tempat, diminta memelihara kedua kawasan tersebut. “Khususnya kepada pokdarwis Sungai Jingah, Mantuil dan juga pak camat dan pak lurah agar dapat menjaga kawasan ini,” tutur Ibnu Sina.

Sebagaimana diketahui, Pemerintah Kota Banjarmasin belum membuka secara resmi objek wisata karena pandemi COVID-19 ini, sebab kasus penyebaran COVID-19 di daerah ini kembali naik, bahkan dua kelurahan terpaksa ditetapkan zona merah kembali.

Ikon objek wisata Kota Banjarmasin selain siring sungai Martapura di Jalan Piare Tender, susur sungai, juga pasar terapung yang setiap pekannya sebelum pandemi COVID-19 mampu menyedot pengunjung mencapai 6.000 orang. (Ant)

Lihat juga...