Lebaran CDN

Banyumas Larang Perayaan Tahun Baru

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

Bupati Banyumas, Achmad Husein di ruang Djoko Kaiman, Purwokerto, Minggu (20/12/2020). (FOTO : Hermiana E.Effendi)

PURWOKERTO — Pemkab Banyumas melarang keras segala bentuk perayaan tahun baru 2021 yang menimbulkan keramaian dan kerumunan. Larangan tersebut dikeluarkan untuk menekan penyebaran Covid-19.

“Perayanaan tahun baru yang dihadiri oleh banyak orang dan menimbulkan kerumunan tidak diperbolehkan, apapun bentuknya, baik tasyakuran, terlebih lagi pagelaran hiburan yang mengundang kedatangan banyak orang,” kata Bupati Banyumas, Achmad Husein, Minggu (20/12/2020).

Sebaliknya, masyarakat Kabupaten Banyumas diminta untuk mengisi malam pergantian tahun baru dengan melakukan hal-hal yang positif dan tetap berdiam diri di rumah saja. Misalnya, dengan melakukan perayaan tahun baru bersama keluarga, melakukan introspeksi diri serta menyusun rencana-rencana untuk tahun depan.

“Banyak hal positif lain yang bisa dilakukan pada pergantian malam tahun baru dengan tetap di rumah saja,” ucapnya.

Larangan perayaan euforia tahun baru ini, lanjut Husein, juga sesuai dengan intruksi dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk antisipasi peningkatan Covid-19 di daerah. Dalam surat tersebut, gubernur Jateng tidak memberikan izin untuk kegiatan, event atau acara keramaian apapun. Termasuk acara perayaan kemenangan pilkada untuk daerah-daerah yang sudah menjalankan pilkada kemarin.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banyumas, Sadiyanto mengatakan, meskipun sudah keluar dari zona merah dan masuk zona orange, penambahan kasus positif Covid-19 di Kabupaten Banyumas masih tinggi. Sehingga upaya pencegahan serta penerapan protokol kesehatan harus terus ditingkatkan.

Dari data Dinkes Kabupaten Banyumas, saat ini tercatat ada 999 orang. Dari jumlah tersebut yang saat ini sedang menjalani perawatan di beberapa rumah sakit ada 245 pasien positif Covid-19. Sedangkan sisanya, sebanyak 59 orang menjalani isolasi khusus dan 695 orang menjalani isolasi mandiri.

“Angka penambahan kasus positif Covid-19 pada bulan Desember 2020 ini, jauh lebih tinggi jika dibandingkan bulan November 2020. Padahal bulan Novermber sudah terbilang tinggi dan bahkan tertinggi dibanding bulan-bulan sebelumnya, sehingga kewaspadaan dan upaya pencegahan harus terus ditingkatkan,” jelasnya.

Sedangkan untuk total kasus positif Covid-19 di Kabupaten Banyumas, sampai hari ini sudah mencapai 2.94 orang. Dari jumlah tersebut yang sudah dinyatakan sembuh ada 1.836 orang dan yang meninggal dunia ada 129 orang. Jumlah kematian pasien positif ini sudah mencapai 4 persen dan mendekati ambang batas yang ditetapkan WHO sebesar 5 persen. Sedangkan yang masih terkonfirmasi positif ada 999 orang.

Lihat juga...