Berhenti Jadi Karyawan, IRT Ini Sukses Bisnis Kuliner Rumahan

Editor: Makmun Hidayat

YOGYAKARTA — Sejumlah pelaku UKM dituntut kreatif serta inovatif dalam menghadapi persaingan usaha yang semakin ketat saat ini. Selain harus menguasai sistem penjualan atau promosi lewat internet/online, pelaku UKM juga dituntut memiliki produk unik yang bernilai jual tinggi. 

Seperti halnya dilakukan seorang ibu rumah tangga asal Sleman satu ini. Bermodal kemampuannya dalam hal masak-memasak, Meri (50) sukses memulai bisnisnya di bidang kuliner, meski hanya dilakukan lewat promosi secara online.  

Donat Kentang. Begitu ia menamai produk buatannya ini. Tak seperti donat pada umumnya yang terbuat dari tepung terigu, Meri mencoba variasi baru dengan membuat kue donat dari bahan kentang.

Selain memiliki kandungan gizi yang lebih tinggi, kentang juga dipilih sebagai bahan baku karena teksturnya yang lebih empuk. Sehingga membuat kue donat menjadi lebih lezat dan awet saat dinikmati.

“Awalnya bingung mau ngapain selama pandemi Covid-19 ini. Karena setiap hari hanya di rumah. Lalu saya coba-coba membuat makanan. Jadilah donat kentang ini. Setelah coba saya tawarkan lewat media sosial. Ternyata banyak yang suka,” katanya kepada Cendananews, Selasa (8/12/2020).

Meri mengklaim, donat kentang buatannya ini dibuat tanpa bahan pengawet sama sekali. Sehingga sangat aman untuk dikonsumsi oleh siapa saja. Tak hanya itu, karena terbuat dari kentang. Donat buatannya ini juga diklaim bisa lebih tahan lama jika dibandingkan donat pada umumnya.

“Saya biasa jual dalam bentuk setengah jadi. Konsumen tinggal menggorengnya saja untuk bisa langsung menikmati. Satu kotak biasa saya jual Rp30 ribu,” katanya.

Menjual dari rumah secara online lewat media sosial, Meri mengaku sudah mengantongi omset cukup lumayan dari usaha rumahan yang dilakukannya itu. Padahal boleh dibilang usahanya belum berjalan lama, yakni hanya sekitar beberapa bulan saja.

“Ya sudah kirim ke berbagai daerah di pulau Jawa. Seperti Jakarta, Bandung, Surabaya dan lain-lain. Untuk omzet sehari bisa laku sampai 70 box. Lumayan untuk usaha skala rumahan yang tidak punya karyawan ataupun toko sama sekali,” katanya.

Selain menjual produk makanan berupa donat kentang, Meri juga memproduksi sejumlah makanan lain. Seperti singkong frozen, keripik, yogurt dan sebagainya.

“Setelah tidak bekerja lagi sebagai karyawan, tentu usaha ini bisa menjadi sumber pendapatan yang sangat lumayan bagi saya. Apalagi di tengah situasi pandemi seperti sekarang ini,” pungkasnya.

Lihat juga...