Budi Daya Cacing Dorong Pelestarian Lingkungan Desa Pinggirsari

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

BANDUNG – Kelestarian lingkungan di Desa Pinggirsari, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, Jawa Barat terus membaik seiring berkembangnya aktivitas budi daya cacing tanah (lumbricus).

Sebelum ada budi daya cacing, masyarakat setempat yang mayoritas adalah petani dan peternak kerap membuang kotoran sapi atau kerbau miliknya ke sungai. Hal itu menyebabkan air sungai tercemar, dan pada gilirannya sulit dimanfaatkan untuk mengaliri sawah sebagian petani lain.

“Sekarang kotoran sapi milik warga di sini udah nggak dibuang lagi, tapi bisa dimanfaatkan untuk media budi daya cacing,” ujar Uden, salah seorang pembudi daya cacing saat ditemui di kandang miliknya, Rabu (30/12/2020) di Kabupaten Bandung.

Uden, pembudi daya cacing asal Desa Pinggirsari, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, saat ditemui, Rabu (30/12/2020). Foto: Amar Faizal Haidar

Hal senada juga diutarakan Ely. Bahkan menurutnya, tidak jarang warga yang memiliki stok kotoran sapi berlebih, memberikan kepada warga lain yang membutuhkan. Dengan demikian, hampir tidak ada kotoran yang tersisa.

Lihat juga...