Bupati Mukomuko Sarankan Warga Tidak Rayakan Tahun Baru

MUKOMUKO — Bupati Mukomuko, Provinsi Bengkulu Choirul Huda menyarankan warga untuk tidak merayakan pergantian tahun di daerah ini guna mencegah penyebaran dan penularan COVID-19.

“Jangan ada perayaan tahun baru, perayaan-perayaan kita hindari. Kita cukup mengadakan doa bersama, tetapi jangan berkumpul, cukup tiga sampai empat orang di rumah,” kata dia dalam keterangannya di Mukomuko, Rabu.

Ia mengatakan hal itu karena selama ini kebiasaan masyarakat setempat berkumpul-kumpul untuk merayakan malam Tahun Baru atau penyambutan pergantian tahun.

Ia menegaskan perayaan malam tahun baru atau perayaan penyambutan pergantian tahun harus ditiadakan demi menjaga keselamatan masyarakat dari virus corona jenis baru itu.

Kendati demikian, ia tidak melarang masyarakat yang ingin menggelar doa bersama di rumahnya dengan jumlah peserta yang tebatas dan pelaksanaan dengan menerapkan protokol kesehatan.

Dia juga meminta masyarakat yang melakukan berbagai aktivitas untuk mematuhi protokol kesehatan sebagai upaya mencegah penularan virus corona.

Hingga saat ini, katanya, penularan virus corona di daerah ini masih terjadi dan jumlah kasus COVID-19 semakin bertambah, sedangkan warga meninggal dunia sudah 13 orang.

Untuk itu, katanya, setiap ada acara apa pun di daerah ini tetap harus mematuhi protokol kesehatan.

Jumlah kasus konfirmasi positif COVID-19 di daerah ini kembali bertambah dua orang sehingga totalnya menjadi 343 orang. Sebanyak dua kasus COVID-19 di daerah ini, satu orang di antaranya telah meninggal dunia pada 29 Desember 2020 dan dikebumikan di Desa Mandi Angin Jaya, Kecamatan Teramang Jaya.

Ia menyebutkan satu pasien COVID-19 yang meninggal dunia tersebut, yakni kasus 342 berinisial M, perempuan berumur 72 tahun dari Desa Mandi Angin Jaya, Kecamatan Teramang Jaya, dengan gejala sesak, riwayat kontak dengan pasien COVID-19, pernah dirawat di RSMY.

Selain itu, kasus 343 berinisial BH, laki-laki berumur 38 tahun dari Desa Medan Jaya, Kecamatan Ipuh, tanpa gejala, riwayat kontak dengan kasus probable dan pasien ini menjalani isolasi mandiri di rumahnya. [Ant]

Lihat juga...