Bursa Efek Indonesia Luncurkan Indeks Baru IDC ESG Leaders

JAKARTA — PT Bursa Efek Indonesia (BEI) awal pekan ini meluncurkan indeks baru IDX ESG Leaders yang di dalamnya terdapat 30 saham yang memiliki penilaian environmental, social, and governance (ESG) yang baik, tidak terlibat pada kontroversi secara signifikan, memiliki likuiditas transaksi, serta kinerja keuangan yang baik.

“Peluncuran Indeks IDX ESG Leaders mempertegas komitmen BEI dalam mendorong praktik ESG dan menjadi salah satu milestone dalam penerapan investasi berkelanjutan di Indonesia,” kata Direktur Pengembangan BEI Hasan Fawzi saat peluncuran di Jakarta, Senin.

Hasan menuturkan BEI berkomitmen untuk terus melakukan pengembangan investasi berkelanjutan dan peningkatan praktik ESG di pasar modal Indonesia.

Hal itu ditunjukkan dengan bergabungnya BEI menjadi anggota United Nations Sustainable Stock Exchange (SSE) Initiative sejak April 2019, dan melalui berbagai inisiatif yang telah dituangkan dalam Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB).

Indeks IDX ESG Leaders dibangun berdasarkan penilaian risiko ESG yang mengukur sejauh mana penerapan ESG dilakukan oleh perusahaan tercatat berdasarkan eksposur risiko di masing-masing bidang usaha.

BEI bekerja sama dengan Sustainalytics, lembaga independen terkemuka yang bergerak dalam bidang penelitian ESG dan tata kelola perusahaan, dalam penyediaan data ESG.

Data ESG yang disediakan berupa penilaian risiko ESG dan analisis kontroversi yang akan menjadi dasar dalam penetapan konstituen Indeks IDX ESG Leaders.

Proses pemilihan konstituen Indeks IDX ESG Leaders dilakukan sebagai berikut.

Pertama, BEI menetapkan saham-saham semesta untuk pemilihan Indeks IDX ESG Leaders yaitu dari konstituen Indeks IDX80 yang memiliki skor risiko ESG dari Sustainalytics.

Kedua, BEI mengeluarkan saham-saham dengan kontroversi tinggi (kategori 4 dan 5) dan mengeluarkan saham-saham dengan skor risiko ESG pada kategori tinggi (high) dan berat (severe).

Lihat juga...