Curug Orak-Arik, Pesona Alam Tersembunyi di Baturaden

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

BANYUMAS – Kabupaten Banyumas terutama kawasan sekitar Baturaden kaya akan wisata curug. Ada puluhan curug di daerah tersebut, baik yang sudah dikelola secara profesional atau pun yang masih alami. Salah satu curug yang masih alami dan menyimpan pesona wisata luar biasa adalah Curug Orak-Arik.

Curug ini terletak di Desa Kemutug Kidul, Kecamatan Banyumas. Jika dari arah Kota Purwokerto sesampainya di pertigaan gapura selamat datang di Baturaden, ambil arah ke kanan atau timur. Hanya sekitar 5 kilometer sudah sampai di lokasi.

Mengingat curug ini masih alami, jalan menuju ke lokasi juga cukup sulit. Pengunjung harus memarkir kendaraan di halaman rumah warga, kemudian berjalan kaki sampai dengan 30 menit untuk tiba di Curug Orak-Arik.

“Jalannya menurun dan terjal, kita juga harus melalui sawah-sawah serta kebun milik warga, setelah itu menuruni tebing yang cukup curam. Cukup menguras tenaga,” kata salah satu pengunjung, Driyanto, Minggu (13/12/2020).

Salah satu pengunjung Curug Orak-Arik, Driyanto (depan) bersama temannya, dijumpai Minggu (13/12/2020). Foto: Hermiana E. Effendi

Namun semua rasa lelah tersebut terbayarkan saat melihat curug menjulang dengan ketinggian 50 meter lebih. Pemandangan di sekitar curug didominasi hijau pepohonan yang tumbuh alami. Bahkan pada beberapa bebatuan besar yang berada di sekitar curug juga masih dipenuhi tumbuhan liar.

Sejuknya air curug membuat rasa lelah hilang seketika. Beberapa pengunjung tampak mandi pada aliran air curug. Hanya saja sekitar air terjun masih terlihat dangkal, sehingga belum bisa dipergunakan untuk berenang.

“Curugnya masih sangat alami kondisinya, jadi belum ada penataan sama sekali, termasuk untuk fasiltas umum juga belum ada yang dibangun. Jadi kalau berkunjung ke sini siapkan bekal yang cukup dan siapkan fisik yang prima,” ucap Driyanto.

Menurut warga sekitar, debit air Curug Orak-Arik termasuk stabil, sekalipun musim kemarau. Dan saat masuk musim hujan, debit air sedikit meningkat.

Mengingat masih alami dan belum dikelola, pengunjung di curug tersebut masih sedikit. Sebagian besar pengunjung mengaku mengetahui keberadaan Curug Orak-Arik dari media sosial. Melihat keindahan foto-foto yang dipasang, mereka tertarik untuk datang.

“Pengunjungnya masih sedikit, tetapi jadi lebih enak dan leluasa untuk menikmati keindahan curug, karena tidak banyak orang. Dan para pengunjung di sini semuanya juga menerapkan protokol kesehatan, menggunakan masker dan menjaga jarak antarpengunjung,” kata Sandi Yanuar yang datang ke Curug Orak-Arik bersama beberapa temannya.

Selain Curug Orak-Arik, di kawasan Baturaden juga terdapat beberapa curug lainnya seperti Curug Jenggala, Curug Bayan, Curug Carang dan lain-lain.

Lihat juga...