Di Awal Desember, Rerata Kamar Pasien COVID-19 di RSUD Wangaya Denpasar Penuh

Para petugas KPPS sedang mengikuti rapid test di RSUD Wangaya – Foto Ant

DENPASAR – Data sejak awal Desember 2020, rata-rata kamar untuk pasien COVID-19 di RSUD Wangaya Kota Denpasar, Bali mulai terisi penuh.

“Awal bulan ini (Desember 2020) meningkat banyak. Rata-rata kamar penuh setiap harinya,” kata Kepala IGD RSUD Wangaya Kota Denpasar, Bali, Anak Agung Bagus Dharmayuda, Rabu (16/12/2020).

Ia mengatakan, masing-masing dapat terisi satu sampai dua pasien COVID-19. Sementara, untuk pelayanan bagi pasien yang terpapar COVID-19 sudah ada tempat dan alur khusus. Untuk satu ruang isolasi khusus, satu tempat tersebut tersekat dengan kapasitas empat bed dengan hepafilter. “Situasi untuk satu kamar itu tergantung kondisi pasien. Hanya yang sama-sama positif yang boleh digabung. Terus juga misalnya kapasitas delapan terisi lima atau kapasitas 12 terisi tujuh,” jelasnya.

Yuda berharap, jangan sampai memberlakukan buka tutup pelayanan IGD. Untuk tenaga kesehatan yang bertugas, mulai dari dokter umum maupun spesialis, internship dan juga perawat. “Untuk per-shift, ada dua dokter, satu orang internship dan enam perawat,” rincinya.

Sekretaris Satgas COVID-19 Bali, I Made Rentin mengatakan, untuk perkembangan pandemi COVID-19 di Bali tercatat per-Rabu (16/12/2020) yang sembuh ada 146 orang. Sedangkan yang terkonfirmasi positif sebanyak 145 orang, dan dua orang meninggal dunia.

Sedangkan jumlah kasus secara kumulatif, yaitu untuk yang terkonfirmasi positif ada 15.880 orang, sembuh 14.495 orang (91,28 persen), dan meninggal dunia 474 orang (2,98 persen). “Kasus aktif per-hari ini, menjadi 911 orang (5,74 persen), yang tersebar dalam perawatan di 17 RS rujukan, dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima dan BPK Pering,” jelasnya.

Ia mengimbau, warga untuk tetap ingat pesan ibu dengan menerapkan 3M, memakai masker dimanapun terutama saat berada di keramaian dan sedang mengobrol (berbicara) dengan orang lain, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir setiap saat karena aliran air sabun sangat efektif melarutkan virus dan kuman di kulit, serta selalu menjaga jarak dengan orang lain. (Ant)

Lihat juga...