Di Jepara, Rumah Sakit Rujukan COVID-19 Mulai Menambah Ruang Isolasi

Ruang isolasi pasien COVID-19 di RSUD RA Kartini Jepara, Jawa Tengah, Kamis (3/12/2020) – foto Ant

JEPARA – Semua rumah sakit di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, yang menjadi rujukan penanganan COVID-19, mulai melakukan penambahan ruang isolasi pasien COVID-19. Hal itu dikarenakan, membeludaknya jumlah pasien sehingga kapasitas tidak mencukupi.

“Dari total kapasitas ruang isolasi pasien COVID-19 berjumlah 74 tempat tidur, yang tersebar di enam rumah sakit, memang penuh semua. Akan tetapi, saat ini sudah ada langkah penambahan dari masing-masing rumah sakit,” kata Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Jepara, Muh Ali, Kamis (3/12/2020).

Ia mencatat, beberapa rumah sakit sudah menginformasikan penambahan kapasitas ruang isolasi. Di antaranya, RSUD Kartini Jepara, RS Rehatta Kelet, dan RS PKU Muhammadiyah. Jumlah penambahan kapasitas ruang isolasi di ketiga rumah sakit tersebut, belum diketahui pasti.

Namunm pasien yang belum tertampung saat ini tentunya bisa segera tertangani. Kapasitas awal ruang isolasi di RSU RA Kartini 19 tempat tidur, RS Rehatta Kelet 20 tempat tidur, RS Sultan Hadlirin 12 tempat tidur, RS Graha Husada Jepara enam tempat tidur, dan RS PKU Muhammadiyah Mayong 17 tempat tidur.

Direktur RSUD RA Kartini Jepara, Dwi Susilowati, membenarkan adanya penambahan jumlah tempat tidur untuk ruang isolasi pasien COVID-19. Dari semula berkapasitas 19 tempat tidur, dengan adanya lonjakan pasien ditambah 16 tempat tidur. Meskipun ada penambahan jumlah tempat tidur yang cukup banyak, pihak rumah sakit juga masih memikirkan ketersediaan jumlah Sumber Daya Manusia (SDM), agar pelayanan terhadap pasien tetap prima.

Berdasarkan laman https://corona.jepara.go.id/, per-2 Desember 2020, jumlah kasus terkonfirmasi COVID-19 di Jepara mencapai 2.772 orang, dirawat 498 orang, sembuh 2.072 orang, dan meninggal 202 orang. (Ant)

Lihat juga...