Dinkes Prediksi Kasus COVID-19 di DIY Melonjak Awal Januari 2021

YOGYAKARTA — Dinas Kesehatan Daerah Istimewa Yogyakarta memperkirakan kasus penularan COVID-19 di daerah ini melonjak setelah masa liburan Natal dan Tahun Baru atau awal Januari 2021.

“Kami perkirakan akan terjadi lonjakan kasus pascamasa liburan Natal dan Tahun Baru 2021,” kata Kepala Dinkes DIY Pembajun Setyianingastutie melalui keterangan tertulis di Yogyakarta, Sabtu.

Menurut dia, perkiraan itu berdasar pada tren kasus COVID-19 di DIY yang mengalami penambahan 256 kasus terkonfirmasi positif baru pada 25 Desember 2020 sehingga total kasus menjadi 10.653 kasus.

Berdasarkan data per 24 Desember rata-rata tingkat keterisian rumah sakit di DIY dalam 3 hari terakhir mencapai 75 persen. Meningkat dibanding periode-periode sebelumnya. Tingkat keterisian ruang ICU dan isolasi di atas rata-rata dialami rumah sakit-rumah sakit di wilayah Kabupaten Sleman.

“Untuk itu kami dari Dinas Kesehatan DIY bersama RSUP Dr Sardjito telah menyiapkan langkah-langkah penanganan dan antisipasi terjadinya lonjakan kasus,” kata dia.

Menurut dia, sejumlah strategi yang telah disiapkan meliputi fasilitas kesehatan, tenaga kesehatan, obat, alat kesehatan dan APD, penambahan tempat tidur pasien COVID-19 baik ICU/kritikal dan Isolasi/non-kritikal .

Berikutnya, penambahan jumlah ventilator dan HFNC di beberapa rumah sakit yakni di RSUP Sardjito, RSUD Yogyakarta, RSUD Nyi Ageng Serang, RSUD Wonosari, RSUD Panembahan Senopati serta RSUD Pratama.

Lihat juga...