Disdik Lamsel Tekankan Prokes Selama Libur Nataru

Editor: Koko Triarko

LAMPUNG – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Lampung Selatan, mengeluarkan surat edaran yang menekankan kepada para pendidik dan peserta didik untuk menerapkan protokol kesehatan (prokes) selama libu natal dan tahun baru.

Pelaksana tugas Kepala Disdik Lampung Selatan,T homas Amirico, menyebut penekanan prokes selama libur nataru ditegaskan dalam Surat Edaran Nomor: 421/1250/IV.02/2020. Dalam surat edaran yang ditandatanganinya itu, selama libur nataru ditekankan tentang upaya pencegahan virus Covid-19 pada kegiatan libur sekolah saat hari raya Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 di lingkungan Dinas Pendidikan Lampung Selatan.

Pihak sekolah, guru dan siswa, dilarang melakukan hal-hal yang dapat menyebabkan penularan dan penyebaran Covid-19. Upaya menjaga diri sendiri dan orang lain dari virus tersebut dilakukan dengan menerapkan prokes. Penerapan cuci tangan pakai sabun, memakai masker,menjaga jarak dan membawa penyanitasi tangan wajib dilakukan.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Lampung Selatan, Thomas Amirico, saat dikonfirmasi Cendana News, Kamis (24/12/2020). -Foto: Henk Widi

“Tenaga pendidik tetap menjalin komunikasi dengan siswa serta orang tua dalam sejumlah kewajiban kurikulum dalam jaringan atau luar jaringan untuk semester ganjil, sekaligus persiapan untuk pelaksanaan belajar mengajar tatap muka jika nanti akan diberlakukan pada awal tahun mendatang,” terang Thomas Amirico, saat dikonfirmasi Cendana News, Kamis (24/12/2020).

Poin penting dalam masa libur nataru, tambah Thomas Amirico,  bahwa tenaga pendidik dan peserta didik tetap berada di rumah. Kecuali dalam kondisi mendesak dan penting berada di rumah menjadi hal wajib, namun jika harus bepergian wajib menerapkan prokes. Aturan ketat pada sejumlah wilayah yang menerapkan rapid test, antigen menjadi perhatian, agar tidak melakukan perjalanan tanpa kondisi mendesak.

Bagi tenga pendidik, peserta didik di Lampung Selatan yang mengadakan, menghadiri kegiatan natal wajib mengikuti prokes yang berlaku. Pengaturan prokes bagi pendidik dan siswa telah diatur sesuai domisili, sebab di wilayah Lamsel sebagian besar berstatus zona hijau. Meski demikian, kehati-hatian dalam melakukan aktivitas berpotensi kontak langsung dengan orang banyak, perlu ditingkatkan.

“Siswa dan guru diminimalisir untuk menuju ke wilayah yang ditetapkan sebagai zona merah, karena berpotensi menimbulkan kluster baru Covid-19,” terang Thomas Amirico.

Disdik Lamsel, sebut Thomas Amirico, juga menekankan pada tenaga pendidik dan peserta didik mengikuti edaran bupati Lampung Selatan. Sesuai edaran Nomor 15 Tahun 2020, masyarakat yang merayakan Natal dan Tahun Baru dianjurkan untuk mengikuti secara virtual. Di wilayah yang tetap melaksanakan perayaan tersebut, dilakukan dengan menerapkan standar prokes yang ketat.

Pencegahan kerumunan dilakukan dengan menghindari kegiatan yang berpotensi menimbulkan penyebaran Covid-19. Bagi kepala sekolah di lingkungan Dinas Pendidikan Lampung Selatan, wajib membuat jadwal piket. Jadwal tersebut diterapkan agar sekolah tetap terawat kebersihannya, dan proses komunikasi dengan siswa melalui aplikasi Zoom dan WhatsApp berjalan baik.

Topan Hariyono, Kepala SDN 1 Pasuruan, Kecamatan Penengahan, menyebut saat ini siswa memasuki libur semester gasal. Selain itu, libur bagi siswa telah berlangsung untuk perayaan Natal dan Tahun Baru. Namun, bagi sejumlah tenaga pendidik telah ditentukan jadwal piket. Jadwal piket dilakukan untuk menjalankan administrasi yang diperlukan untuk semester mendatang.

“Rencana pembelajaran tatap muka dilakukan dengan pengaturan ruang kelas, agar siswa tidak datang semua,”cetusnya.

Sistem pembelajaran tatap muka diuji coba dengan pola terjadwal. Siswa kelas 1,2 dan 3 dijadwalkan melakukan KBM tatap muka pada Senin hingga Rabu. Sementara siswa kelas 4,5 dan 6 dijadwalkan melakukan KBM tatap muka pada Kamis hingga Sabtu. Masuk dalam zona hijau, Topan memastikan KBM tetap menerapkan prokes.

Lihat juga...