Ditresnarkoba Polda Sulteng Tangkap Kurir 1,6 Kg Ganja di Kendari

Barang bukti ganja 1,6 kilogram yang disita Ditresnakoba yang dikirim dari Meda ke Kota Kendari melalui JNE, Senin (21/12/2020) – Foto Ant

KENDARI – Tim Operasional Subdit 2 Unit 2 Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara, menangkap seorang pria yang diduga menjadi kurir ganja di Kendari. Lelaki tersebut menerima ganja 1,6 kilogram dari Medan melalui jasa pengiriman JNE.

Direktur Reserse Narkoba (Dirresnarkoba) Polda Sultra, Kombes Pol Muhammad Eka Faturrahman mengungkapkan, tersangka berinisial R (32), ditangkap di rumah indekosnya di Jalan Watu-Watu, Kecamatan Kendari Barat pada Senin (21/12/2020) pukul 10.29 Wita. “Penangkapan tersangka berdasarkan informasi masyarakat tentang adanya pengiriman narkotika jenis ganja dari Medan ke Kendari. Atas informasi tersebut kemudian dilakukan lidik ke JNE,” ungkap Kombes Eka, Senin (21/12/2020).

Setelah beberapa hari, keberadaan paket yang dicurigai berisi ganja akhirnya tiba di Kendari. Pihaknya kemudian bekerjasama dengan pihak JNE dan Senin (21/12/2020) sekira pukul 09.30 datang seorang sopir Grab untuk mengambil barang dan mengantar barang tersebut ke tempat tujuan.

Setelah diserahkan oleh pihak JNE, tim kepolisian memberitahu kepada sopir tersebut untuk bekerja sama mengantar ke pemilik paket. “Pada saat paket diserahkan kepada R, selanjutnya tim melakukan penangkapan di depan kost-nya di Jalan Mayjend S Parman Kelurahan. Paket tersebut sebanyak satu bungkus plastik besar, berisi narkotika jenis ganja dengan berat bruto 1,629 gram,” jelasnya.

Polisi, selain mengamankan tersangka dan barang bukti narkotika, juga mengamankan dua orang temannya yang berada di sekitar tempat tersebut. Setelah mengamankan ketiga lelaki tersebut, polisi kemudian membawa tersangka dan barang bukti ke Ditresnarkoba Polda Sultra guna pemeriksaan dan penyidikan lebih lanjut.

Tersangka dijerat Pasal 111 ayat (2) Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat lima tahun dan paling lama 20 tahun. (Ant)

Lihat juga...