Dua Paslon Pilkada Sumbar Ajukan Gugatan Sengketa ke MK

JAKARTA  – Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sumatera Barat Mulyadi-Ali Mukhni dan Nasrul Abit-Indra Catri mengajukan permohonan perselisihan hasil Pilkada provinsi Sumatera Barat ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Pasangan calon nomor urut 1 Mulyadi-Ali Mukhni dalam permohonannya, dikutip di laman Mahkamah Konstitusi di Jakarta, Rabu, meminta agar keputusan KPU Sumbar terkait penetapan rekapitulasi hasil penghitungan suara pemilihan gubernur dan wakil gubernur Sumatera Barat dibatalkan.

Namun, dalam permohonan itu tidak disebutkan lebih rinci terkait kerugian perolehan suara yang hilang dan perkiraan suara yang semestinya diperoleh oleh pasangan itu.

Sementara pasangan calon nomor urut 2 Nasrul Abit dan Indra Catri dalam permohonannya menyebut penetapan rekapitulasi hasil penghitungan suara pemilihan gubernur dan wakil gubernur Sumatera Barat cacat hukum.

Menurut paslon itu, KPU Sumbar melakukan pelanggaran serius dengan menyebabkan hilangnya 28 hak pilih pemilih di RSUD Pariaman.

Lihat juga...