Ekspor Batu Bara Bengkulu Mencapai 5,7 Juta Dolar AS

Ilustrasi pengakutan batubara, salah satu komditas ekspro Sumsel. /Foto: Dokumentasi CDN.

BENGKULU – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bengkulu menyebut, nilai ekspor batu bara Bengkulu, pada Oktober 2020 telah mencapai lebih dari 5,7 juta dolar AS. Tercatat menjadi penyumbang terbesar nilai ekspor dari daerah itu.

Kepala BPS Bengkulu, Win Rizal mengatakan, nilai ekspor itu mengalami peningkatan jika dibandingkan kondisi September lalu. Saat itu jumlah ekspor batu bara Bengkulu hanya mencapai 4,7 juta dolar AS. “Batu bara ini menjadi komoditas ekspor terbesar dari Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu dan jika dipersentasekan perannya terhadap nilai ekspor mencapai 100 persen,” jelas Win Rizal, Rabu (2/12/2020).

Kendati demikian Win menyebut, secara keseluruhan persentase ekspor Bengkulu pada Oktober mengalami penurunan 1,94 persen, dengan nilai mencapai 9,80 juta dolar AS. Penurun terjadi jika dibandingkan kondisi September, yang nilai ekspornya mencapai 10 juta dolar AS.

Penurunan nilai ekspor terjadi, karena adanya pembatasan perdagangan di berbagai negara tujuan ekspor, lantaran pandemi COVID-19. “Menurun karena para eksportir tidak bisa mengirim barang ke negara tujuan, misalnya seperti ekspor ke Tiongkok terhambat, karena terjadi pembatasan akses akibat pandemi ini,” tandasnya.

Nilai ekspor Provinsi Bengkulu melalui Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu, pada Oktober tercatat mencapai 5,76 juta dolar AS atau 58,71 persen dari ekspor keseluruhan. Sementara sisanya di ekspor melalui daerah lain seperti di Pelabuhan Teluk Bayur, Sumatera Barat, pelabuhan Boom Baru, Sumatera Selatan, Pelabuhan Tanjung Priok, dan bandara Soekarno Hatta. (Ant)

Lihat juga...