Empon-empon Soda, Minuman Milenial Berkhasiat Bagi Kesehatan

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

JAKARTA — Kekayaan Indonesia akan rempah terwujud dalam berbagai makanan dan minuman. Salah satunya adalah empon-empon, yang saat pandemi menjadi membumbung namanya. Tapi, aslinya, memiliki rasa khas yang tidak banyak orang menyukainya. Sehingga untuk tetap mendapatkan manfaatnya, dilakukan modifikasi pada tampilan dan rasanya.

Chef Ragil Imam Wibowo saat menjelaskan proses pembuatan empon-empon soda dalam acara kuliner online, Sabtu (26/12/2020) – Foto Ranny Supusepa

Chef Ragil Imam Wibowo menyampaikan bahwa alasan utamanya membuat empon-empon dengan campuran soda karena anak-anaknya tidak menyukai rasa yang asli.

“Karena itu saya bikin begini. Melibatkan bahan yang mereka sukai yaitu soda. Secara peningkatan branding, tampilan dan modifikasi ini malah menjadi bagian dari kuliner anak milenial,” kata Chef Ragil dalam acara kuliner online, Sabtu (26/12/2020).

Ia menyampaikan cara membuat empon-empon ini sama sekali tidak susah. Hanya perlu diperhatikan adalah alat untuk mengolahnya. Sebaiknya menggunakan panci tanah liat atau stainless. Karena selain bahan itu, akan mempengaruhi rasa dari hasil racikan.

“Pertama itu, kita jerang air dulu satu liter. Lalu masukkan temulawak, kunyit, temu kunci, jahe merah dan temu mangga yang dipotong kasar. Tambahan serai, pala dan kayu manis yang dipeprek kasar. Biarkan hingga mendidih,” paparnya.

Setelah mendidih, lanjutnya, kecilkan api dan masak terus hingga 30 menit. Baru setelah itu disaring. Jika sudah dingin, bisa ditambahkan perasan jeruk nipis atau sejenisnya dan ditambahkan gula atau madu sesuai selera.

“Sementara menunggu dingin, kita bisa campurkan gula semut dengan air, hingga menjadi seperti brown syrup. Baru setelah itu kita siapkan plating di gelas, kira-kira satu atau dua sendok makan. Tambahkan lemon dan es batu ke dalam gelas. Baru tuangkan empon-emponnya hingga mendekati bibir gelas. Terakhir tambahkan soda hingga mencapai bibir gelas,” ucap Chef Ragil.

Untuk menambahkan rasa manis, gula bisa digantikan dengan madu. Perbedaaan hasilnya adalah pada warna empon-empon di gelas menjadi lebih light, dibandingkan jika menggunakan gula.

“Penambahan hiasan pada gelas juga bisa dilakukan, jika empon-empon soda ini untuk dijual. Gelasnya juga bisa dipilih yang menarik, hingga semakin menambah nilai jualnya,” ujarnya lagi.

Peneliti Gastronomi Heni Pridia menyatakan empon-empon ini memiliki dampak baik pada sistem imun. Jadi baik jika diminum secara rutin. Baik dalam kondisi hangat maupun dingin.

“Karena temulawak ini juga merupakan antioksidan dan kunyit ini adalah antiinflamasi. Jahe juga baik untuk saluran pencernaan. Tapi biasanya orang tidak suka karena rasanya. Dengan memodifikasi empon-empon dengan tampilan yang berbeda dan rasa yang enak tanpa merubah khasiatnya, harapannya empon-empon akan bisa menjadi minuman tradisional yang semakin dikenal. Tidak hanya di Indonesia, tapi juga untuk cakupan internasional,” ujar Heni saat mencoba empon-empon soda bikinan Chef Ragil.

Ia menjelaskan empon-empon itu memiliki arti rempah-rempah yang masuk dalam kategori jamu yang dipercayai memiliki peran dalam menjaga kesehatan.

“Kalau tampilannya sudah berganti, maka potensinya untuk masuk ke pasar kuliner yang lebih luas akan terbuka lebar. Dalam artian, bukan hanya konsumsi ibu-ibu penyuka jamu saja. Tapi akan meluas menjadi minuman segar yang bisa dikonsumsi siapa saja dan berpotensi dijual ke market yang lebih luas,” pungkasnya.

Lihat juga...