Es Gempol Pleret, Minuman Manis Khas Semarang yang Bikin Kenyang

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

SEMARANG — Meski cuaca saat ini tengah musim hujan, tidak ada salahnya untuk mencoba es gempol pleret. Sajian ini dibuat dengan cara sederhana, terdiri dari kuah santan, gula cair, dan gempol pleret berupa adonan terbuat dari tepung beras.

Rasanya tak hanya manis menyegarkan, namun juga bisa bikin kenyang. Itu dikarenakan gempol pleret yang terbuat dari tepung beras, yang kaya akan karbohidrat layaknya nasi.

Ada banyak penjual es gempol di Kota Semarang, mulai dari pasar tradisional hingga pedagang kaki lima. Salah satunya di warung es gempol & jamu jun ‘Wijoyo’, di kawasan Lampersari Raya Semarang.

“Mau diminum dingin bisa, diminum hangat juga bisa. Tinggal diberi es batu, atau santan hangat. Dua-duanya enak dan segar,” papar penjual gempol pleret, Asih, saat ditemui di sela berdagang, Sabtu (19/12/2020).

Dipaparkan, pemberian nama es gempol pleret tersebut berdasarkan pada pembuatan adonan tepung beras, yang dikepel atau digempol. “Jadi adonan tepung beras dibentuk bulat gepeng, kemudian dikukus. Sementara, nama pleret diambil dari adonan tepung beras juga tapi pipih tipis memanjang seperti pleretan (tebing landai memanjang-red),” paparnya.

Penjual es gempol pleret, Asih, saat melayani pembeli di warung miliknya, di kawasan Lampersari Raya Semarang, Sabtu (19/12/2020). Foto Arixc Ardana

Dalam penyajiannya pun mudah, gempol dan pleret yang sudah matang, diberi santan dan gula cair. Selain itu juga bisa ditambahkan es batu atau diberi santan hangat.

“Harganya murah meriah semangkok hanya Rp7 ribu. Pembelinya lumayan banyak, meski sekarang ini musim penghujan, namun tetap ada yang beli,” terang Asih.

Sementara, salah seorang pembeli, Rubi, mengaku sering membeli es gempol di warung tersebut. Menurutnya, cita rasa yang manis, namun ringan, meskipun menggunakan santan, menjadikan minuman tersebut cocok diminum kapan saja.

“Biasanya kalau mau minum hangat, saya pilih dibungkus, lalu santannya dipisah. Nanti sampai rumah saya hangatkan lagi, biar lebih enak,” paparnya.

Diakuinya meski es gempol termasuk minuman tradisional, namun cita rasanya tidak kalah dibandingkan dengan minuman kekinian lainnya. “Rasanya enak, manis segar, tidak kalah dengan thia tea atau yang lainnya. Jadi ini wajib dicoba kalau ke Semarang,” pungkasnya.

Lihat juga...