Forkopimda Banda Aceh Melarang Perayaan Malam Tahun Baru

Ilustrasi, suasana pesta kembang api malam tahun baru 2018 di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Senin (1/1/2018) – foto Dok Ant

BANDA ACEH – Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Banda Acehm mengeluarkan seruan bersama yang isinya melarang perayaan malam pergantian tahun. Hal itu dikarenakan, perayaan tersebut dinilai bertentangan dengan syariat Islam, yang diberlakukan di Provinsi Aceh.

“Dari hasil rapat bersama Forkopimda Banda Aceh memutuskan kepada warga di daerah ini, untuk tidak merayakan malam tahun baru,” kata Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, Rabu (16/12/2020).

Aminullah mengatakan, mulai dari saat ini sudah tidak boleh ada yang memperjual-belikan mercon, petasan dan kembang api. “Dari sekarang kita halau itu, sehingga lebih mudah untuk kita kawal saat pergantian tahun, kita akan melakukan razia untuk itu,” tandasnya.

Forkopimda Banda Aceh juga akan melalukan patroli pada malam pergantian tahun, dengan mengerahkan aparat gabungan yang telah dibentuk. “Kita tetap lakukan pengawalan seperti biasa mulai dari kota sampai ke gampong (desa). Petugas akan menggelar patroli memastikan tidak ada perayaan pergantian tahun dengan petasan dan kembang api di Banda Aceh,” katanya.

Lihat juga...