Forkopimda Banda Aceh Melarang Perayaan Malam Tahun Baru

Ilustrasi, suasana pesta kembang api malam tahun baru 2018 di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Senin (1/1/2018) – foto Dok Ant

Selain itu, dalam rapat bersama Forkopimda Aminullah juga membahas evaluasi protokol kesehatan, serta penegakan syariat Islam dan judi online. Penegakan syariat Islam, dilakukan dengan membentuk tim terpadu, yang di dalamnya terdapat jajaran Pemerintah Kota Banda Aceh, TNI dan Polri. “Dan juga terhadap judi online, akan kita lakukan razia di tempat-tempat yang kita curigai,” tegas Aminullah.

Sementara itu, Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Sumatera Utara meminta masyarakat di wilayah tersebut tidak melakukan perayaan malam Tahun Baru guna mencegah penyebaran COVID-19. Juru Bicara Satgas COVID-19 Sumut, Mayor Kes dr Whiko Irwan mengatakan, larangan tersebut dilakukan guna mengantisipasi penyebaran COVID-19 saat perayaan malam Tahun Baru.

“Kita imbau masyarakat untuk tidak mengadakan kegiatan-kegiatan yang menimbulkan kerumunan masyarakat, berpotensi melanggar protokol kesehatan sehingga berisiko menimbulkan klaster baru COVID-19,” katanya secara terpisah.

Masyarakat yang merayakan Natal, diimbau tetap menerapkan protokol kesehatan, guna mengantisipasi penularan virus corona jenis baru itu. “Mengingat saat ini kita masih berada dalam masa pandemi, hendaklah protokol kesehatan tetap dilaksanakan dalam kegiatan ibadah dan perayaan Natal,” tandasnya. (Ant)

Lihat juga...