Gunung Merapi Alami 24 Kali Gempa Guguran

Gunung Merapi. ANTARA

YOGYAKARTA – Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyatakan, Gunung Merapi mengalami 24 kali gempa guguran, selama periode pengamatan Rabu (9/12/2020) mulai pukul 00.00-24.00 WIB.

Kepala BPPTKG, Hanik Humaida menyebut, selain gempa guguran, pada periode pengamatan tersebut juga tercatat ada 208 kali gempa hybrid atau fase banyak, 21 kali gempa hembusan, satu kali gempa frekuensi rendah, dan 38 kali gempa vulkanik dangkal.

Berdasarkan pengamatan visual, asap solfatara tidak teramati keluar dari Gunung Merapi. Pada periode pengamatan itu, terdengar satu kali suara guguran dari Pos Pemantauan Gunung Merapi (PGM) Babadan dengan intensitas lemah. Laju deformasi Gunung Merapi diukur menggunakan Electronic Distance Measurement (EDM) Babadan, rata-rata 11 sentimeter (cm) per-hari (dalam tiga hari).

Lihat juga...