Hanya Pak Harto, Sosok Presiden yang Mampu Mewujudkan Ramalan Jangka Jayabaya di Kulonprogo

Editor: Mahadeva

YOGYAKARTA – Sosok Presiden ke-dua RI, HM Soeharto, atau yang akrab disapa Pak Harto, tak bisa disangkal memiliki peran luar biasa besar dalam membangun dan memajukan sektor pertanian di Indonesia.

Selama 32 tahun lebih memimpin Indonesia, Pak Harto melalui program Repelita-nya, banyak membangun proyek-proyek besar. Khsusnya pembangunan infrastruktur pendukung pertanian di berbagai daerah, seperti saluran irigasi, bendungan dan waduk.

Salah satu bukti kecemerlangan Pak Harto dalam membangun sektor pertanian itu, terlihat secara nyata di Kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Selain suskes membangun waduk Sermo di kawasan perbukitan Menoreh, Kokap Kulonprogo, Pak Harto juga berhasil membuat saluran irigasi vital, yang menghubungkan dua sungai besar yang mengapit wilayah Kulonprogo yakni Sungai Progo dan Bogowonto.

Berkat hal itulah, Pak Harto disebut-sebut sebagai satu-satunya sosok pemimpin Indonesia, yang telah berhasil mewujudkan ramalan Jangka Jayabaya. Sehingga mampu membawa kemakmuran dan kesejahteraan bagi masyarakat Kulonprogo sampai saat ini. “Dulu ada ramalan dalam serat Jangka Jayabaya, yang menyebut Kulonprogo akan makmur sejahtera jika Sungai Progo bisa kawin (menyatu) dengan sungai Bogowonto,” ujar Bupati Kulonprogo, Sutedjo dalam acara panen perdana ikan lele di LKSA PA Muhammadiyah Nanggulan Kulonprogo, Sabtu (19/12/2020).

Sutedjo menyebut, proyek untuk membuat saluran irigasi yang menghubungkan sungai Progo dan Bogowonto itu, sebenarnya sudah mulai dilakukan oleh pemerintah pusat sejak zaman pemerintahan Presiden Soekarno. Namun, karena tantangannya sangat berat, yakni harus melewati bukit-bukit yang rawan longsor, proyek tersebut disebut sebagai proyek irasional.

Lihat juga...