Harga Grosir Vaksin Sinopharm dan Sinovac Rp433 Ribu per-Dosis

Para pengunjung museum Anti-COVID di Wuhan, Provinsi Hubei, Sabtu (21/11/2020), mengamati kandidat vaksin buatan China yang siap memasuki pasaran – foto Ant

BEIJING – Sejumlah pemerintah daerah di China, menebus vaksin COVID-19 buatan dalam negeri dengan harga 200 yuan atau sekira Rp433 ribu per-dosis.

Harga tersebut disebut-sebut sebagai harga grosir. Pemerintah Provinsi Jiangsu, adalah provinsi terakhir di China yang membeli vaksin produk Sinopharm dan Sinovac untuk keperluan darurat dengan harga grosir tersebut. Sebelumnya, Pemprov Zhejiang dan Pemprov Sichuan juga telah membeli vaksin tersebut dengan harga yang sama. Dalam dokumen publik disebutkan, ke-dua vaksin buatan Sinopharm dan Sinovac, sedang dinegosiasikan dalam kontrak pengadaan oleh pemerintah.

Namun, tidak disebutkan dalam dokumen itu mengenai jumlah pembelian dari setiap perusahaan farmasi tersebut. Pemprov Sichuan mulai menggunakan vaksin untuk keperluan darurat, yang disuntikkan kepada dua juta warganya yang bekerja di sektor berisiko tinggi terjangkit COVID-19.

Dalam survei yang melibatkan 150 orang di Sina disebutkan, 80 persen warga menganggap wajar dan terjangkau harga vaksin sebesar 200 yuan atau 30,62 dolar AS per dosis itu. Sementara itu, perusahaan farmasi asal Amerika Serikat, Pfizer, mengumumkan harga beli pemerintah untuk vaksin COVID-19 sebesar 20 dolar AS per dosis. Sedangkan Moderna denga harga antara 10 dolar AS hingga 50 dolar AS per dosis. Sementara itu produsen vaksin China lainnya, CanSino, belum mengumumkan soal harga vaksin buatannya. (Ant)

Lihat juga...