Harga Minyak Beragam Saat AS Perketat Penguncian Pandemi

NEW YORK — Harga minyak sedikit beragam pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), ketika negara bagian AS yang paling padat penduduknya memperketat penguncian pandemi selama Natal serta kasus COVID-19 melonjak di Amerika Serikat dan Eropa, menangkal optimisme yang muncul atas kemajuan vaksin.

Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Februari naik tipis lima sen, menjadi menetap di 48,84 dolar AS per barel. Sementara itu, minyak mentah berjangka AS West Texas Intermediate (WTI) AS melemah 16 sen menjadi ditutup pada 45,60 dolar AS per barel.

Sehari sebelumnya, Senin (7/12/200), kontrak acuan minyak mentah Brent dan WTI merosot, masing-masing 0,9 persen dan 1,1 persen.

“Ada bolak-balik antara kekhawatiran tentang penguncian selama beberapa minggu ke depan dan ekspektasi untuk vaksin datang lebih cepat dari yang diperkirakan siapa pun, yang memberi kami dukungan,” kata Phil Flynn, analis senior di Price Futures Group di Chicago.

Harga minyak terangkat setelah suntikan vaksin COVID-19 yang teruji penuh pertama di dunia diberikan kepada seorang nenek di Inggris, tetapi investor dengan cepat mengembalikan fokus mereka ke surutnya permintaan bahan bakar yang disebabkan oleh pandemi.

Peningkatan tajam kasus virus corona secara global telah menyebabkan serangkaian penguncian baru, termasuk tindakan ketat di California, Jerman, dan Korea Selatan.

Lihat juga...