Harga Pangan di Banyumas Jelang Akhir Tahun, Masih Stabil

Editor: Makmun Hidayat

PURWOKERTO — Hingga menjelang akhir tahun, harga-harga kebutuhan pokok di pasar-pasar tradisional di Kabupaten Banyumas terpantau masih stabil. Tak ada lonjakan harga, sebaliknya para pedagang justru mengeluhkan sepi pembeli.

Harga kebutuhan pokok seperti sayuran, aneka bumbu dapur, gula, minyak goreng hingga ikan dan daging, relatif stabil. Situasi pasar tradisional justru cenderung sepi.

Penjual ikan di Pasar Wage Purwokerto, Wagino mengatakan, harga ikan tidak ada kenaikan. Untuk cumi-cumi ukuran sedang masih seharga Rp 60.000 per kilogram, ikan lele Rp 22.000 per kilogram dan ikan jenis lainnya juga tidak ada kenaikan harga.

“Harga ikan stabil, tidak ada kenaikan, tetapi pembeli juga sepi,” tuturnya, Selasa (29/12/2020).

Hingga siang hari, dagangan ikan miliknya masih banyak. Padahal dalam satu minggu terakhir, Wagino mengaku sudah mengurangi stok dagangan, karena khawatir ikan-ikan akan membusuk.

Salah satu penjual daging sapi di Pasar Wage Purwokerto, Sugito mengatakan, harga daging sapi stabil, namun daya beli masyarakat menurun. Walaupun ada bantuan dari pemerintah, seperti bantuan sosial tunai (BST) hingga subsidi gaji bagi pekerja, namun masyarakat lebih memilih untuk menggunakan bantuan tersebut untuk kebutuhan pokok.

“Kalau pada awal pandemi Covid-19, saat bantuan cair, banyak masyarakat yang memborong daging, tetapi sekarang masyarakat lebih memilih untuk berhemat. Mungkin karena pandemi ini sudah terlalu lama, sehingga mereka mulai berfikir untuk hidup lebih hemat,” tutur Sugito.

Sebelumnya, dalam satu hari Sugito mengaku bisa menjual daging sapi sampai 70 kilogram, saat ramai bahkan bisa mencapai 100 kilogram per hari. Namun, sekarang penjualannya selalu di bawah 50 kilogram.

Lihat juga...