Harga Sawit di Riau Alami Kenaikan

RIAU – Harga sawit Riau seminggu ke depan mengalami kenaikan antara lain dipicu oleh perekonomian global yang berangsur-angsur membaik sekaligus berdampak terhadap permintaan CPO yang perlahan mulai pulih.

“Survei yang dilakukan oleh Intertek Testing Services menunjukkan bahwa ekspor minyak sawit negeri Jiran pada periode 1-20 Desember naik 18,9 persen dibanding periode yang sama bulan lalu,” kata Kepala Bidang (Kabid) Pengolahan dan Pemasaran, Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Riau, Defris Hatmaja, di Pekanbaru, Selasa.

Dia mengatakan, pada periode tersebut ekspor minyak sawit dilaporkan mencapai 1,07 juta ton dari sebelumnya 898 ribu ton di bulan sebelumnya.

Kenaikan pengiriman ke Uni Eropa (UE) dan India, katanya menyebutkan, turut mendongkrak. Di sisi lain, supply justru diperkirakan akan semakin menipis. Permintaan yang membaik dan supply yang menipis membuat harga CPO terus menanjak di penghujung 2020.

“Musim penghujan di Malaysia dan Indonesia, sebagai dua negara produsen CPO terbesar dunia, akan mempengaruhi produksi, dan stok komoditas non migas itu,” katanya.

Bahkan Malaysian Palm Oil Board (MPOB) melaporkan, katanya, produksi CPO Negeri Jiran pada November 2020 adalah 1,49 juta ton. Jauh di bawah konsensus pasar, apalagi dibandingkan bulan sebelumnya.

Sementara stok CPO Malaysia bulan lalu tercatat sebesar 1,56 juta ton atau turun dibandingkan Oktober 2020 yakni sebanyak 1,57 juta ton.

Lihat juga...