Hari Anti-Korupsi, Momentum KKP Bangkit

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

JAKARTA – Menteri Kelautan dan Perikanan ad interim, Syahrul Yasin Limpo, meminta para pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menjadikan puncak peringatan Hari Anti-Korupsi Sedunia (Hakordia) sebagai momentum untuk bangkit.

“Mari menumbuhkan integritas bagi diri kita, itu yang paling penting. Orang yang bahagia itu orang yang bisa memberikan rahmat,” kata Menteri Syahrul saat berbicara di peringatan Hakordia di Gedung Mina Bahari IV, Jakarta, Rabu (16/12/2020).

Menurutnya, masih banyak program KKP yang dinanti nelayan, pembudidaya, pemasar serta pengolah hasil perikanan. Karenanya, para pejabat di KKP harus terus menanamkan integritas agar memberikan kebaikan serta manfaat bagi bangsa dan negara.

Menteri Syahrul mengungkapkan, modal pejabat publik adalah dipercaya oleh masyarakat. Kepercayaan tersebut harus ia dijalankan sebaik-baiknya dengan penuh tanggung jawab.

“Yang harus menjadi keprihatinan kita bersama, pejabat publik adalah orang yang dipercaya publik,” sambungnya.

Sebagai langkah kebangkitan, Menteri Syahrul meminta para pejabat KKP melakukan tiga hal untuk menyongsong tahun 2021. Pertama, ialah perbaikan mindset guna memilah program atau kegiatan dengan mengklasifikasi berdasarkan potensi seperti high, middle, atau low risk.

Bahkan, dia meminta para pejabat untuk selalu berkoordinasi dengan aparat penegak hukum seperti Komisi Pemberantasan Korupsi (KKP), Pusat Penelusuran dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Kejaksaan dan Polri untuk memperjelas titik rawan pendanaan program atau kegiatan tersebut.

Kedua, ialah manajerial agenda yang harus memenuhi SOP yang telah ditetapkan. Terakhir, menjunjung tinggi azas keadilan atau equity.

“Korupsi adalah hal yang merusak tatanan kehidupan. Mengancam kebahagiaan kita,” urainya.

Sementara Inspektur Jenderal (Irjen) KKP, M Yusuf, mengamini pesan bangkit di peringatan Hakordia. Dia pun meminta pejabat eselon I, II dan PNS di KKP untuk terus bergerak dan meneruskan program-program yang dicanangkan.

“Kami harus bangkit, KKP itu hebat,” tegasnya.

Sebagai informasi dalam peringatan tersebut, Menteri Syahrul juga menyerahkan penghargaan menuju wilayah bebas korupsi (WBK) 2020 untuk 13 unit kerja di KKP.

Ketiga belas unit kerja tersebut di antaranya Pusdatin, PPN Kejawanan, PPN Pekalongan, PPS Bitung, BPBL Lampung, BPIUUK, Direktorat Pengolahan Bina Mutu, Direktorat Usaha dan Investasi, Loka Pengelolaan Wilayah Laut dan Pesisir Serang, Loka Kawasan Konservasi Perairan Nusantara Pekanbaru, Pangkalan PSDKP Tual, Pangkalan PSDKP Batam, dan Balai KIPM Surabaya I.

Lihat juga...