INDEF: Target Pertumbuhan Ekonomi Lima Persen Sulit Dicapai

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

Menurutnya, kalau stimulus dalam bentuk perlindungan sosial tidak cukup efektif dalam menopang daya beli masyarakat yang mengalami kehilangan pendapatan maka angka kemiskinan akan meningkat.

Meskipun memang diharapkan stimulus tersebut dapat menekan angka kemiskinan. Tapi kenyataannya kesenjangan semakin melebar, seperti angka pengangguran dan peningkatan angka kemiskinan.

Lebih lanjut dia mengungkapkan, bahwa pertumbuhan ekonomi pada tahun 2021, juga tidak akan terakselerasi dengan cepat. Hal ini dikarenakan sepanjang 2020, pemerintah telah merevisi proyeksi peningkatan pertumbuhan ekonomi, yang awalnya 5,3 persen menjadi minus 2,2 persen.

Bahkan dia menilai tahun 2021 adalah tahun krusial bagi bangsa Indonesia. Karena menurutnya, meskipun vaksinasi akan dilakukan namun ketidakpastian tentang vaksin ini sangat tinggi. Termasuk masalah distribusi dan pemilihan vaksin Covid-19 yang masih diperdebatkan.

Menurutnya, jika vaksin tidak didistribusikan secara merata pada tahun 2021 maka diproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia sangat sulit untuk mencapai di atas 5 persen.

Lihat juga...