Indonesia Dilanda La Nina, 4.120 Personel Korbrimob Siaga Bencana

Ape siaga Korbrimob Polri dan Pusat Kedokteran dan Kesehatan Mabes Polri di Lapangan Satlar Korbrimob Polri, Cikeas, Jawa Barat, Senin (14/12/2020), dalam rangka kesiapsiagaan penanggulangan bencana alam yang terjadi di Indonesia – Foto Ant

JAKARTA – Korbrimob Polri menyiapkan 4.120 anggota Brimob Polri, yang telah dilatih di bidang Disaster Victim Identification (DVI), untuk diterjunkan ke lapangan saat terjadi bencana alam.

“Negara kita diapit dua samudra yang luas dan dua benua serta dikelilingi gunung-gunung. Kendati demikian, di bumi kita terdapat lempengan-lempengan yang bergeser dan bergerak membuat gempa bumi dan tsunami seperti di Aceh. Untuk itu, kita wajib mengantisipasi adanya bencana-bencana tersebut,” ujar Kepala Pusdokkes Mabes Polri, Brigjen Pol Dr. dr. Rusdiyanto, Senin (14/12/2020)

Korbrimob Polri dan Pusat Kedokteran dan Kesehatan Mabes Polri, pada Senin (14/12/2020) menggelar apel siaga DVI di Lapangan Satlar Korbrimob Polri, Cikeas, Jawa Barat. Saat ini, Indonesia disebut Rusdiyanto sedang mengalami fenomena La Nina, yang diprediksi berlangsung dari Oktober 2020 hingga Maret 2021.

Fenomena ini menyebabkan peningkatan curah hujan, yang secara potensi mengakibatkan rawan bencana berupa banjir bandang dan tanah longsor. “Korbrimob Polri bertugas untuk mengidentifikasi korban-korban bencana alam, terutama di fase pertama. Fase pertama ini penanganan langsung di tempat kejadian perkara,” kata Rusdiyanto.

Dalam apel tersebut, Brigjen Rusdiyanto meminta seluruh anggota Korbrimob Polri dan Pusdokkes Polri, untuk berkoordinasi dan berkomunikasi dengan pemerintah daerah maupun TNI dalam penanggulangan bencana. Korbrimob Pori dapat melaksanakan sosialisasi dan bimbingan kepada masyarakat, tentang evakuasi bencana alam.

Komandan Korps Brimob Polri, Irjen Pol Anang Revandoko menyebut, Korbrimob Polri selalu siap siaga, dalam upaya penanggulangan bencana alam. Para anggota Brimob Polri menjadi garda terdepan, untuk membantu masyarakat dalam penanggulangan bencana alam. “Sebanyak 4.120 anggota ini akan disiagakan dalam penanggulangan bencana alam di seluruh Indonesia,” kata Irjen Anang.

Menurutnya, apel DVI ini dalam rangka kesiapsiagaan penanggulangan bencana alam yang terjadi di Indonesia. DVI adalah suatu prosedur untuk mengidentifikasi korban meninggal dunia akibat bencana alam dengan standar baku Interpol. (Ant)

Lihat juga...