Inovasi Pertanian Dapat Gerakkan Perekonomian Jabar

Editor: Makmun Hidayat

SUKABUMI — Pertanian dapat menggerakkan perekonomian Jawa Barat (Jabar) di tengah pandemi COVID-19. Saat semua sektor terpukul pandemi, pertanian menjadi salah satu sektor yang mampu bertahan. 

“Jabar akan terus berupaya mengembangkan sektor pertanian guna menyejahterakan masyarakat,”tegas Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum saat membuka Rapat Pleno Ketahanan Pangan Provinsi via konferensi video berdasar rilis yang diterima Cendana News, Selasa (8/12/2020).

Dikatakan pemerintah daerah, akan fokus terhadap pertanian di samping program-program ekonomi yang lain untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan pangan.

Menurut dia sektor pertanian dikembangkan, ketahanan pangan Jabar akan menguat. Hal tersebut akan membuat inflasi dan stabilitas ekonomi Jabar terjaga.

“Sehebat apapun teknologi dengan loncatan-loncatan hari ini. Gawai, sosial media. Gawai keluaran terbaru mahal-mahal dan bagus-bagus. Kalau tidak ada pangan ini, akan berdampak yang sangat multidimensi,” ucapnya.

Lebih lanjut dikatakan bahwa, salah satu masalah sektor pertanian adalah regenerasi. Tidak banyak anak dari keluarga petani yang berprofesi sebagai petani. Belum lagi cuaca yang sulit diprediksi.

Oleh karena itu, Kang Uu meminta semua pihak di sektor pertanian, termasuk kepala daerah, untuk menghadirkan inovasi-inovasi pertanian. Tujuannya agar sektor pertanian menjadi magnet pekerjaan, khususnya bagi generasi milenial.

Lihat juga...