Intensitas Hujan Tinggi, Tanaman Jagung di Sikka Tumbuh Subur

Editor: Makmun Hidayat

MAUMERE — Hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Sikka selama bulan Desember 2020 membuat hampir semua tanaman jagung di sentra produksi jagung di Kecamatan Kangae telah tumbuh.

Para petani berharap intensitas hujan dengan curah hujan tinggi pada musim tanam 2020/2021 tetap terjaga agar kegagalan panen seperti musim tanam 2019/2020 lalu tidak terjadi lagi.

“Tahun ini curah hujan lumayan bagus karena sejak akhir November curah hujan tinggi. Paling lama dua hari sekali terjadi hujan,” kata Fransia Nona, petani jagung Desa Habi, Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka, NTT saat ditemui Cendana News di kebunnya, Senin (21/12/2020).

Fransia Nona saat ditemui di kebunnya, Senin (21/12/2020). -Foto: Ebed de Rosary

Fransia mengaku umur tanaman jagungnya telah mencapai 3 minggu dan diperkirakan akan memasuki masa panen bulan Februari 2021 nanti.

Dia menyebutkan, ketika umur tanaman jagung memasuki usia 2 minggu dia mulai membersihkan rerumputan dan dibiarkan kering agar bisa menjadi pupuk bagi tanaman.

Dirinya membandingkan curah hujan pada musim tanam tahun ini lebih baik dan merata dibandingkan dengan musim tanam tahun 2019/2020 yang mana setelah hujan seharian terjadi panas berkepanjangan.

Lihat juga...