Jelang Malam Pergantian Tahun, Sembilan Jalan di Kota Semarang Ditutup

Wisatawan, memadati kawasan Kota Lama di Semarang, Jawa Tengah, Jumat (25/12/2020) – foto Ant

SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang, menutup sembilan ruas jalan di Ibu Kota Jawa Tengah itu, menjelang malam pergantian tahun. Penutupan dilakukan mulai 31 Desember 2020, dan akan dibuka kembali pada 2 Januari 2021.

“Penutupan mulai 31 Desember 2020 pukul 18.00 WIB dan dibuka lagi pada 2 Januari 2021 pukul 06.00 WIB,” kata Kepala Dinas Pehubungan Kota Semarang, Endro Martanto, Rabu (30/12/2020).

Kesembilan ruas japan yang ditutup tersebut meliputi, Jalan Pemuda, Jalan Pandanaran, Jalan Gajah Mada, Jalan Pahlawan, Jalan Ahmad Yani, Jalan Tanjung, Jalan Wahidin, Jalan Lamper Tengah Raya, dan Jalan Letjen Suprapto di kawasan Kota Lama Semarang.

Penutupan tersebut, sebagai bagian dari upaya untuk meminimalisasi kerumunan dan keramaian, di tengah pandemi COVID-19 saat pergantian tahun. Adapun pertimbangan penutupan kesembilan ruas tersebut, didasarkan pada kepadatan arus lalu lintas di jalan-jalan tersebut. Selain itu, kebijakan tersebut diambil karena pembatasan kegiatan masyarakat karena COVID-19 di Kota Semarang juga belum dicabut.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi meminta, aturan pembatasan kegiatan masyarakat saat malam pergantian tahun harus dipatuhi. Seperti kegiatan tempat usaha yang harus tutup pada pukul 23.00 WIB.

Sementara itu, Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Makassar, melakukan penutupan jalan dan perubahan arus lalu lintas menjelang pergantian tahun. Hal itu diklaim untuk menciptakan keamanan, ketertiban, dan kelancaran arus lalu lintas di Ibu Kota Provinsi Sulawesi Selatan. “Sejumlah jalan di Kota Makassar akan ditutup atau tidak bisa dilintasi oleh pengendara saat momen pergantian tahun,” kata Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol. Witnu Urip Laksana, secara terpisah di Makassar, Rabu (30/12/2020).

Berkaitan dengan penutupan jalan di wilayah kawasan Pantai Losari dan jalan di sekitar kawasan publik, Witnu Urip Laksana berharap, semua pihak dapat mendukung. Karena kebijakan tersebut untuk mengurangi aktivitas masyarakat berkumpul.

Selain itu, masyarakat diharapkan tetap mematuhi protokol kesehatan, dan menyerukan supaya masyarakat tinggal di rumah saja bersama keluarga. “Pada malam tahun baru ini jangan dahulu keluar rumah, bercengkerama saja dengan keluarga di rumah masing-masing kerena kondisi COVID-19 kembali meningkat,” ujarnya.

Pelarangan berkumpul, juga diikuti dengan pelarangan pesta kembang api yang dapat memicu terjadinya titik kumpul pada malam perayaan tahun baru di Makassar. Oleh karena itu, semua kawasan publik diblokade, begitu pula tempat hiburan malam.

Adapun sejumlah jalan di Kota Makassar yang ditutup saat malam pergantian tahun di antaranya, sepanjang Jalan Jenderal Sudirman ke arah barat, mulai dari persimpangan Jalan R.A. Kartini, dan Jalan Jenderal Sudirman sampai persimpangan Jalan Haji Bau. Di sepanjang Jalan Dr. Ratulangi ke barat, mulai dari persimpangan Jalan Haji Bau, Jalan Dr. Ratulangi, sampai persimpangan Jalan Pajjonga Dg Alle, Jalan Ratulangi (Kakatua). Di sepanjang Jalan Bontolempangan ke barat, mulai dari persimpangan Jalan Thamrin, Jalan Bontolempangan, sampai persimpangan Jalan Emi Saelan, Jalan Bontolempangan.

Polrestabes Makassar melakukan penutupan dan perubahan arus lalu lintas mulai Kamis (31/12/2020) pukul 15.00 Wita, hingga Jumat (1/1) pukul 04.00 Wita. (Ant)

Lihat juga...