Jelang Natal dan Tahun Baru, Sumsel Perketat Aktivitas di Pintu Perbatasan

Tim Yustisi Denpasar saat menggelar operasi dan menjaring 17 orang pelanggar protokol kesehatan, Senin (16/11/2020) – Foto Ant

PALEMBANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), memperketat aktivitas di pintu perbatasan, yang menghubungkan daerahnya dengan provinsi tetangga. Hal tersebut dilakukan menjelang perayaan Natal dan tahun baru 2021.

Kepala Dinas Kesehatan Sumsel, Lesty Nuraini mengatakan, upaya tersebut sebagai salah satu upaya untuk merespon ditetapkannya Kota Palembang sebagai zona penyebaran COVID-19. “Kami sudah siagakan tim di pintu-pintu masuk Sumsel. Mereka akan memeriksa kelengkapan administrasi siapa saja yang mau masuk, seperti surat rapid test,” kata Lesty, Minggu (20/12/2020).

Selain itu, petugas juga melakukan pengetesan suhu tubuh, hingga mewajibkan penggunaan masker. Pemprov Sumsel menilai perlu bersiaga, lantaran libur akhir tahun sepertinya tetap akan dimanfaatkan masyarakat untuk berlibur. Sementara kondisi saat ini, belum memungkinkan karena tingkat penyebaran COVID-19 masih tinggi. “Itulah, kami imbau masyarakat untuk di rumah saja saat libur Natal dan tahun baru ini,” tandasnya.

Lihat juga...