Jelang Nataru Harga Cabai di Lebak, Naik

LEBAK – Harga komoditas cabai di Pasar Tradisional Rangkasbitung Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, sejak tiga hari terakhir naik cukup signifikan menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2021.

Kenaikan harga cabai itu rata-rata berkisar antara Rp15.000 sampai Rp20.000 per kilogram.

“Meskipun terjadi kenaikan, namun tidak berdampak terhadap omzet pendapatan,” kata Ii (40) seorang pedagang cabai di Pasar Tradisional Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Rabu.

Saat ini, harga cabai mengalami kenaikan antara lain cabai keriting dari sebelumnya Rp30.000 kini menjadi Rp50.000 per kilogram, cabai setan semula Rp25.000 kini menjadi Rp45.000 per kilogram.

Begitu juga cabai rawit dari Rp20.000 menjadi Rp35.000 per kilogram dan cabai besar semula Rp30.000 naik menjadi Rp45.000 per kilogram.

Ia memastikan kenaikan harga cabai itu disebabkan pasokan dari luar daerah yang berkurang akibat curah hujan tinggi yang mengakibatkan tanaman cabai busuk.

Saat ini, sebagian besar para pedagang mendapatkan pasokan cabai dari Pasir Induk Tanah Tinggi Kota Tangerang.

“Kami yakin kenaikan harga cabai terus meningkat sehubungan curah hujan tinggi,” katanya.

Meski demikian, omzet pendapatan cabai masih relatif stabil antara Rp20-25 juta per hari karena permintaan cabai banyak dari kalangan ibu rumah tangga, pedagang warungan, restoran dan perajin aneka makanan.

Dengan kondisi ini, ia memperkirakan sepekan menjelang Natal dan Tahun Baru harga cabai keriting menembus Rp80.000 per kilogram.

“Kami sudah biasa kenaikan harga cabai itu jika memasuki musim penghujan, juga menjelang Natal dan Tahun Baru,” katanya.

Begitu juga H Mami (55) seorang pedagang di kios Pasar Rangkasbitung yang memastikan penyebab kenaikan harga cabai karena faktor cuaca dan membuat pasokan di sentra penghasil komoditas cabai berkurang.

Saat ini, kata dia, dirinya bisa menghabiskan sebanyak 200 kilogram cabai keriting dan cabai setan per hari.

“Semua cabai itu dipasok dari Pasar Induk Tanah Tinggi Kota Tangerang,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lebak H Dedi Rahmat mengatakan pasokan cabai di sejumlah pasar tradisional di daerah ini relatif aman dan terpenuhi permintaan konsumen.

Namun, komoditas cabai sejak sepekan terakhir terjadi kenaikan akibat curah hujan tinggi. (Ant)

Lihat juga...