Jelang Nataru Penjualan Tanaman Bunga di Sikka, Meningkat

Editor: Koko Triarko

MAUMERE – Menjelang hari raya Natal yang jatuh pada 25 Desember dan tahun baru, penjualan bunga di beberapa tempat penjualan bunga hidup di Kota Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, mengalami peningkatan drastis.

Biasanya menjelang  hari raya Natal dan tahun baru, banyak warga yang mulai mempercantik rumah mereka, termasuk membeli bunga-bunga hidup untuk diletakkan di pekarangan rumah maupun di teras.

“Memang, biasanya menjelang hari raya Natal dan tahun baru selalu ada peningkatan penjualan bunga,” kata Wilhelmina Wilda, penjual bunga hidup di Pasar Alok, Maumere, saat ditemui Cendana News di tempat usahanya, Selasa (15/12/2020).

Salah seorang penjual bunga hidup di Pasar Alok, Maumere, Kabupaten Sikka, NTT, Wilhelmina Wilda, saat ditemui di tempat usahanya, Selasa (15/12/2020). -Foto: Ebed de Rosary

Isabela, sapaannya, mengaku biasanya dalam sehari bisa mendapatkan pemasukan hingga Rp300 ribu, tetapi saat pandemi Corona menurun menjadi Rp100 ribu sehari.

Dia bersyukur, sejak awal Desember penjualan bunga pun mulai meningkat mencapai Rp200 ribu per hari, bahkan bisa mencapai Rp400 ribu per hari saat hari pasaran mingguan setiap Selasa.

“Paling ramai saat hari Selasa yang merupakan pasar mingguan, karena banyak pedagang dari luar Kota Maumere dan pembeli yang berbelanja. Saya bisa mendapatkan pamasukan hingga Rp400 ribu,” ungkapnya.

Isabela menyebutkan, biasanya penjualannya bisa melebihi Rp500 ribu sehari, namun di Pasar Alok  sejak 2020 ini dan akibat dampak pandemi Corona, sudah terdapat 3 penjual bunga hidup seperti dirinya.

Namun, dirinya tidak merasa tersaingi. Sebab, dirinya berprinsip apa yang dilakukan bisa memberi contoh kepada orang lain dan ternyata setelah diikuti, mereka pun bisa mendapatkan penghasilan.

“Saya senang karena sudah ada 4 penjual bunga hidup di Pasar Alok. Meskipun pendapatan saya berkurang, namun saya bersyukur karena menjelang hari raya ada peningkatan pendapatan,” ucapnya.

Petronela Sani, salah seorang pengunjung Pasar Alok mengaku sedang mencari bunga untuk ditempatkan di ruang tamu rumahnya, sehingga dirinya mencari bunga yang ditanam dalam pot berukuran kecil.

Ia mengaku harga jual bunga hidup di Pasar Alok tergolong murah, bahkan ada yang hanya Rp10 ribu per pot, seperti bunga kamboja beraneka warna dengan pot berukuran kecil.

“Harga jual bunganya relatif murah, namun potnya memang kurang bagus. Nanti setelah beli di sini saya akan beli pot yang bagus, sebab mau diletakkan di pojok ruang tamu,” ungkapnya.

Lihat juga...