Jelang Nataru, Pertamina Jateng-DIY Siapkan Stok BBM dan LPG

Editor: Makmun Hidayat

SEMARANG — Pertamina di Regional Jawa Bagian Tengah  (JBT) Jateng-DIY, mengambil langkah antisipasi peningkatan konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM, menjelang hari raya Natal dan tahun baru (Nataru).

Termasuk, dengan menyiapkan delapan unit Pertashop, di rest area tipe B pada ruas jalan tol Trans Jawa, yang masuk dalam cakupan wilayah kerja mereka.

“Ruas jalan tol Trans Jawa di masa libur akhir tahun, menjadi salah satu perhatian terhadap konsumsi BBM. Terlebih, saat ini, belum semua semua rest area di ruas jalan tol Trans Jawa memiliki fasilitas SPBU. Layanan ini hanya tersedia di rest area besar atau tipe A,” papar Pjs. Unit Manager Communication, Relations & CSR Pertamina JBT, Arya Yusa Dwicandra, dalam zoom meeting terkait kesiapan stok BBM dan LPG jelang Nataru, di Semarang, Selasa (15/12/2020).

Diterangkan sejauh ini baru ada tujuh SPBU reguler, yang tersedia, yakni di KM 379, KM 429, KM 519, KM 260, KM 360, KM 389, dan KM 519.

“Untuk mengatasi lonjakan permintaan BBM, kita sudah siapkan delapan unit Pertashop, dalam membantu kelancaran. Unit ini akan ditempatkan di rest area tipe B, serta di rest area tipe A, yang kita nilai membutuhkan penambahan,” lanjutnya.

Pjs. Unit Manager Communication, Relations & CSR Pertamina JBT, Arya Yusa Dwicandra, dalam zoom meeting terkait kesiapan stok BBM dan LPG jelang Nataru, di Semarang, Selasa (15/12/2020). -Foto Arixc Ardana

Delapan rest area yang terpilih itu di antaranya adalah KM 456B, KM 294B dan KM 275A. Pengadaan Pertashop hanya diprioritaskan kepada rest area tipe B, dan memiliki lahan cukup luas.

“Selain itu, kita juga menyediakan BBM kemasan dan SPBU kantong di tujuh titik rest area di Tol Trans Jawa. Di antaranya ada di KM 379A dan KM 429A. Rest area ini berdasarkan pengalaman selama ini, menjadi yang paling banyak disinggahi pemudik. Selain itu, pada arus balik, kita juga menyiapkan hal serupa di rest area KM 389B dan 360B. Kedua lokasi tersebut, kita nilai sebagai titik lelah bagi para pengendara, sehingga kami sediakan SPBU kantong,” jelasnya.

Dipaparkan, untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, pihaknya sudah mengaktifkan satgas Nataru sebagai upaya antisipasi kesiapan stok BBM dan LPG jika terjadi peningkatan aktivitas masyarakat. Satgas tersebut sudah dimulai sejak 7 Desember 2020 lalu hingga 10 Januari 2021 mendatang.

Lihat juga...