Lebaran CDN

Jumlah UMKM di Argomulyo Melonjak Tajam

Editor: Koko Triarko

YOGYAKARTA – Selain berhasil menurunkan angka kemiskinan hingga 45 persen dalam kurun empat tahun, Desa Cerdas Mandiri Lestari di desa Argomulyo, Sedayu, Bantul, juga mampu menumbuhkan pelaku usaha baru yang jumlahnya terus meningkat hingga lebih dari 87 persen.

Ketua dan Manajer Umum Koperasi Sahabat Damandiri Sejahtera Argomulyo, Gatot Nugroho, mengatakan pertumbuhan sektor ekonomi dalam program Desa Cerdas Mandiri Lestari digerakkan oleh koperasi unit desa. Melalui koperasi dengan anggaran dari Yayasan Damandiri, warga binaan dapat mengakses permodalan tanpa jaminan dengan sistem tanggung renteng.

Menurut Gatot, koperasi mendirikan unit  simpan pinjam Tabur Puja yang kini disebut Modal Kita. Sejak awal didirikan, jumlah anggota atau penerima manfaat terus mengalami peningkatan.

Baca: Desa Cerdas Mandiri Lestari Bangun Perekonomian Masyarakat Argomulyo

“Jika pada awal dicanangkan pada sekitar 2018 jumlah anggota koperasi hanya 30 orang, pada Desember 2019 meningkat menjadi 455 orang. Lalu, meningkat lagi menjadi 792 orang pada Desember 2020 ini,” kata Gatot.

Sementara itu, lanjut Gatot, dana investasi pinjaman modal yang diberikan Yayasan Damandiri sejak September 2018 sebesar Rp498juta, juga terus berkembang hingga 200 persen.

Pada Desember 2020, unit usaha simpan pinjam Modal Kita Argomulyo mampu menggulirkan pinjaman modal usaha hingga Rp830juta.

Gatot menyebutkan, salah satu dampak nyata yang dapat dirasakan sejak adanya unit usaha simpan pinjam Modal Kita, adalah peningkatan jumlah pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di desa Argomulyo. Jika pada periode 2018 jumlah pelaku UMKM di Argomulyo hanya 42 unit, pada periode akhir 2019 menjadi 337 unit, atau meningkat lebih dari 87 persen.

Lihat juga...