Kaltim: Kasus Positif COVID-19 Bertambah 319 Orang

SAMARINDA — Perkembangan kasus COVID-19 di Provinsi Kalimantan Timur masih menunjukkan peningkatan kasus aktif dengan adanya tambahan sebanyak 319 kasus terkonfirmasi positif pada Rabu.

Juru bicara satgas COVID-19 Provinsi Kaltim Andi Muhammad Ishak mengatakan untuk kasus kesembuhan pasien juga terjadi penambahan sebanyak 237 kasus.

” Akumulasi kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Kaltim mencapai 26.711 kasus, dan sebanyak 22.449 kasus dinyatakan sembuh,” kata Andi Muhammad Ishak menyampaikan rilis harian di Samarinda.

Andi menyebutkan tambahan kasus terkonfirmasi positif sebanyak 319 kasus terjadi di Berau 42 kasus, Kutai Barat 35 kasus, Kutai Kartanegara 57 kasus, Kutai Timur 14 kasus, Mahakam Ulu 5 kasus, Paser 13 kasus, Penajam Paser Utara 19 kasus, Balikpapan 85 kasus, Bontang 12 kasus dan Samarinda 37 kasus.

Sedangkan tambahan kasus pasien COVID-19 sembuh sebanyak 237 kasus terjadi di Berau 13 kasus, Kutai Kartanegara 32 kasus, Kutai Timur 36 kasus, Paser 41 kasus, Penajam Paser Utara 4 kasus, Balikpapan 40 kasus, Bontang 6 kasus dan Samarinda 65 kasus.

Andi turut melaporkan adanya tambahan pasien COVID-19 meninggal dunia sebanyak tujuh orang dengan rincian tiga orang di Samarinda, Kutai Kartanegara dua orang dan sisanya di Balikpapan.

” Jumlah pasien COVID-19 meninggal dunia terus bertambah, saat ini sudah ada sebanyak 738 orang meninggal akibat virus corona di Kaltim,” katanya.

Sedangkan pasien COVID-19 yang masih menjalani perawatan karantina di Rumah Sakit sebanyak 3.524 pasien.

Sementara itu, perkembangan kasus COVID-19 khusus wilayah Kaltim peringkat pertama diduduki Samarinda dengan jumlah 6.809 kasus.

Disusul, Balikpapan 5.808 kasus, Kutai Kartanegara 4.949 kasus, Kutai Timur 3.864 kasus dan Bontang 1.838 kasus.

Lima kabupaten lainnya yakni Paser 1.190 kasus, Berau 1.174 kasus, Kutai Barat 680 kasus, Panajam Paser Utara 359 kasus dan Mahakam Ulu 40 kasus.

” Untuk pasien yang masih menjalani perawatan terbanyak berada di Kutai Kartanegara dengan jumlah 844 pasien, disusul Balikpapan 747 pasien, Berau 488 pasien dan Samarinda 425 pasien,” kata Andi Muhammad Ishak. [Ant]

Lihat juga...