Kaltim Meluncurkan Gerakan Ekonomi Beli Produk UKM

Gubernur Kaltim, Isran Noor, pada High Level Meeting TPID Kaltim, di Ruang Ruhui Rahayu Kantor Gubernur Kaltim, Samarinda, Rabu (16/12/2020).– Foto Ant

SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) meluncurkan gerakan membeli produk Usaha Kecil Mandiri (UKM). Hal tersebut dilakukan dengan menerbitkan Surat Edaran Gubernur Kaltim Nomor 518/3618/Ek, tentang Gerakan Ekonomi Beli Produk Usaha Kecil Mandiri (UKM).

Gubernur Kaltim Isran Noor menjelaskan, surat edaran tersebut sebagai salah satu upaya, menambah penyerapan produk-produk dalam negeri. baik produk pertanian, maupun produk usaha mikro kecil menengah (UMKM). “Saya berharap semua pihak, baik pemerintah, BUMN, maupun BUMD, memanfaatkan produk UKM lokal secara optimal dalam pelaksanaan kegiatan dan operasional usahanya,” kata Isran Noor, pada High Level Meeting TPID Kaltim, di Ruang Ruhui Rahayu Kantor Gubernur Kaltim, Samarinda, Rabu (16/12/2020).

Lebih lanjut dikatakan, kebijakan tersebut harus didukung kesiapan pelaku UMKM lokal, agar mampu bersaing dengan UMKM luar daerah. Dengan demikian, kebijakan pemerintah untuk mendukung kemajuan UMKM lokal dapat terealisasi. Isran mengakui, pada masa pandemi COVID-19 berdampak pada sektor perekonomian. Sehingga hanya pemerintah dan BUMN/BUMD yang memiliki daya beli.

Bahkan, kata mantan Bupati Kutai Timur tersebut, pemerintah telah menganggarkan Rp307 triliun dari APBN, untuk membeli produk UMKM oleh kementerian dan lembaga. Menurutnya, Pemerintah Provinsi Kaltim melalui Dinas Perindagkop UKM, terus memberikan pembinaan bagi pelaku UMKM agar lebih terampil. Dan bisa menghasilkan produk berkualitas dan berdaya saing. “Ini harus digalakkan sebagai sebuah komitmen kuat mendukung pengembangan dan pertumbuhan ekonomi daerah melalui kegiatan UMKM,” pungkas Isran Noor. (Ant)

Lihat juga...