Kasus Konfirmasi Positif COVID-19 di Mukomuko Kembali Bertambah

MUKOMUKO — Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, menyebutkan jumlah kasus konfirmasi positif COVID-19 di daerah ini kembali bertambah 22 orang sehingga totalnya menjadi 313 orang.

“Penambahan kasus konfirmasi positif COVID-19 ada 22 orang tersebar di lima kecamatan, dan yang paling banyak di Kecamatan Kota Mukomuko,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Mukomuko Bustam Bustamo dalam keterangannya di Mukomuko, Minggu.

Bustam Bustomo yang juga Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko mengatakan hal itu saat menyampaikan narasi perkembangan kasus COVID-19 di Kabupaten Mukomuko Minggu (27/12).

Ia mengatakan, penambahan 22 kasus COVID-19 di daerah ini, sebanyak sembilan orang di antaranya dari Kecamatan Kota Mukomuko, delapan orang dari Kecamatan Penarik, tiga orang dari Kecamatan Air Manjuto, satu dari Kecamatan Sungai Rumbai dan satu Kecamatan Teramang Jaya.

Dari sebanyak 22 orang yang positif COVID-19 tersebut, empat orang di antaranya tenaga kesehatan, yakni dua tenaga kesehatan dari wilayah Kecamatan Penarik, satu Kecamatan Kota Mukomuko dan satu Kecamatan Sungai Rumbai dan keempatnya ini menjalani isolasi mandiri di rumahnya masing-masing.

Kemudian dari sebanyak 22 pasien COVID-19 ini, sebanyak 15 orang di antaranya berstatus orang tanpa gelaja (OTG) dan tujuh orang mengalami gejala batuk, tenggorokan gatal, anosmia, hilang perasa, badan letih, pusing dan sesak.

Mayoritas dari sebanyak 22 pasien COVID-19 ini mejalani isolasi mandiri di rumahnya masing-masing, hanya satu orang yang dirawat di RSUD Mukomuko yakni kasus 312 laki-laki berumur 53 tahun dengan gejala sesak dan batuk.

Kemudian sebanyak 21 dari 22 orang yang dinyatakan terkonfirmasi positif COVID-19 di daera ini memiliki riwayat kontak dengan kasus COVID-19 sebelumnya.

Selanjutnya tenaga kesehatan puskesmas dan Dinas Kesehatan akan mendata kemudian melakukan tes usap orang-orang yang pernah kontak erat dengan sebanyak puluhan pasien COVID-19.

Selanjutnya ia meminta kepada warga setempat yang melakukan berbagai aktivitas untuk terus mematuhi protokol kesehatan guna mencegah penyebaran COVID-19 di daerah setempat. [Ant]

Lihat juga...