Kawasan Industri Pulau Obi Naik Status Menjadi PSN

Kawasan Industri Pulau Obi terletak di Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) – foto Ant

TERNATE – Kawasan Industri Pulau Obi yang terletak di Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, beralih status dari provinsi menjadi Pembangunan Berskala Nasional. Keberadaanya masuk menjadi bagian dari kegiatan pembangunan nasional, dan bakal ditangani Kementerian Pekerjaan UMum dan Perumahan Rakyat.

Kepala Dinas Pekerjaaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Maluku Utara, Santrani Abusama mengatakan, sesuai perpres, pembangunan Pulau Obi sudah masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN). “Kami sudah usulkan untuk pembangunan jalan jalan provinsi saat ini untuk di tangani oleh Kementerian PUPR,” ujar Santrani, di Ternate, Senin (30/11/2020).

Kebijakan tersebut tertuang di dalam Peraturan Presiden (Pepres) Republik Indonesia No.109/2020, tentang Perubahan Ketiga Atas Peraturan Presiden No.3/2016, tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN).

Santrani menyebut, kegiatan pembangunan kawasan industri Pulau Obi, di dalamnya terdapat kegiatan pembangunan jembatan Pulau Obi, yang tercantum pada halaman 7 nomor 102. Kebijakan penaikan status diberlakukan sebagai upaya untuk mempercepat penanganan jalan dan jembatan di Pulau Obi secara keseluruhan.

Dan secara regulasi sudah di tetapkan melalui perpres di atas. “Dengan pengusulan ini, tentunya pembangunan jembatan pulau obi lebih terjamin, sebab segala bentuk kebutuhan pembangunan bakal dipenuhi kementerian langsung, tentunya tidak bisa dibebankan pada provinsi saja, sebab pembangunan ini merupakan fasilitas publik berskala nasional,” tambah Santrani.

Pulau Obi, merupakan salah satu kawasan industri, yang dikelola berbagai perusahaan besar seperti tambang nikel, tambang emas Anggai dan berbagai investasi pengelolaan budi daya mutiara. (Ant)

Lihat juga...