Kemenag Izinkan Asrama Haji Bekasi Digunakan Jadi RS Darurat Covid

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

JAKARTA — Kementerian Agama (Kemenag) memberikan persetujuan dan izin atas permohonan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk memanfaatkan Asrama Haji Bekasi sebagai Rumah Sakit Darurat bagi percepatan penanganan pandemi Covid-19.

“Saya baru saja meninjau kesiapan asrama haji di Bekasi. Sesuai arahan Bapak Menteri Agama, Fachrul Razi, permohonan Pemprov Jawa Barat terkait penggunaan asrama haji sebagai Rumah Sakit Darurat sudah disetujui, tentu dengan ketentuan yang akan dituangkan dalam nota kesepakatan bersama,” ujar Plt Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah, Oman Fathurahman, dalam keterangan tertulis yang diterima Cendana News, Jumat (11/12/2020).

Menurut Oman, Menteri Agama sejak awal berkomitmen untuk ikut berpartisipasi aktif dalam setiap langkah percepatan penanganan Covid-19. Kemenag juga telah menawarkan penggunaan asrama haji sebagai alternatif pilihan tempat penampungan/karantina sementara percepatan penanganan Covid-19.

“Komitmen itu bahkan kami tuangkan dalam Surat Edaran Dirjen Penyelenggaraaan Haji dan Umrah No 01010 tahun 2020 tentang Penggunaan Asrama Haji sebagai Tempat Penampungan/Karantina Sementara Orang dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien dengan Pengawasan (PDP) dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease,” kata Oman.

“SE itu kita diterbitkan sejak 1 April 2020. Artinya, sejak awal Kemenag berkomitmen ikut membantu percepatan penanganan Covid-19,” sambung Oman.

Sementara itu, Direktur Layanan Haji Dalam Negeri, Muhajirian Yanis menambahkan, ada dua gedung yang telah disiapkan untuk difungsikan sebagai Rumah Sakit Darurat.

“Kondisinya layak dan siap pakai. Selanjutnya, Pemprov akan berkoordinasi dengan Kepala Unit Pelaksana Teknis Asrama Haji Bekasi. Segala biaya akan ditanggung oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat,” ungkap Muhajirin.

Selain Asrama Haji Bekasi, Kemenag juga telah mengizinkan beberapa Asrama lain untuk dijadikan ruang isolasi bagi pasien covid-19, antara lain Pondok Gede Jakarta, Yogyakarta dan  Donohudan.

“Kita berharap semua fasilitas itu dapat membantu untuk mengatasi penyebaran Covid-19. Tentunya kita pun harus secara bersama-sama menjaga kesehatan dengan menerapkan disiplin protokol kesehatan yaitu mencuci tangan, menjaga jarak dan memakai masker,” pungkas Muhajirin.

Lihat juga...