Keripik Combro Mania Khas Banjarnegara Hadirkan Rasa yang Gurih – Pedas

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

BANJARNEGARA — Combro pada umumnya merupakan makanan olahan yang terbuat dari parutan singkong dan diolah menjadi sejenis gorengan, dengan tebal sekitar 1 centimeter. Namun combro mania, makanan khas Banjarnegara ini berbeda, bentuknya tipis dan rasanya gurih serta pedas.

Bahan baku pembuatan cobro mania sama-sama terbuat dari parutan singkong. Yaitu singkong yang sudah dicuci, kemudian diparut dan digiling supaya halus dan lembut. Setelah itu parutan singkong tersebut diperas dalam kain, untuk menghilangkan kadar airnya. Hasil perasan yang sudah sedikit kering kemudian masih harus diayak, supaya hanya menyisakan butiran halus saja.

Kemudian adonan tersebut baru ditambahkan bumbu yang terdiri dari bawang putih, kencur, cabe rawit, garam dan sedikit gula yang dihaluskan. Setelah tercampur rata, baru diratakan di atas meja. Adonan yang tipis tersebut, kemudian dicetak bulat-bulat dengan diameter sekitar 5 sentimeter.

Salah satu penjual combro mania, Eva mengatakan, untuk mendapatkan rasa gurih dan renyah, sebelum digoreng, hasil cetakan combro tersebut dijemur terlebih dahulu.

“Rasa khas dari combro mania ini ada pedas-pedasnya, bahkan ada yang khusus dibuat sangat pedas, jadi kita makan keripik singkong agak tebal tetapi pedas, itu yang membuat makanan ini selalu diburu oleh wisatawan yang datang ke Banjarnegara, terutama yang berkunjung ke Dieng,” tuturnya, Sabtu (26/12/2020).

Untuk satu plastik combro mania, dijual dengan harga Rp 15.000. Biasanya wisatawan yang datang membeli cobro mania sampai 5-6 bungkus untuk oleh-oleh.

“Cobro mania ini merupakan camilan ringan yang gurih dan pedas, sehingga banyak yang suka,” kata Eva.

Sebelum pandemi Covid-19, Eva mengaku bisa menjual combro mania hingga seratus lebih bungkus dalam satu hari. Namun, setelah pandemi dan kunjungan wisatawan menurun dratis, penjualan combro mania juga berkurang.

“Kalau sekarang, bisa menjual 30 bungkus saja dalam satu hari sudah menggembirakan, karena memang wisatawan yang datang sedikit, walaupun tempat wisata Dieng tidak ditutup,” ucapnya.

Menurunnya omset penjualan ini, mau tidak mau juga harus diikuti dengan penurunan produksi.

Sementara itu, salah satu penggemar combro mania, Widianto mengatakan, combro mania Banjarnegara sangat khas rasanya, terutama rasa pedas. Camilan combro mania sampai saat ini memang hanya bisa diperoleh di daerah Banjarnegara dan Wonosobo. Dua kabupaten tersebut sama-sama sebagai penyangga wisata Dieng.

“Kalau mau beli combro mania, lebih baik ke Banjarnegara, sebab kalau toh ada di supermarket di kota lain, rasanya sudah pasti berbeda. Penjual combro mania yang paling enak ya dikawasan Dieng,” pungkasnya.

Lihat juga...