Lebaran CDN

Ketersediaan Bahan Pangan di Jakarta Utara Dijamin Mencukupi

Ilustrasi komoditas daging ayam potong di Pasar Rawamangun, Jakarta Timur – Foto Ant

JAKARTA – Wali Kota Jakarta Utara, Sigit Wijatmoko menyatakan, ketersediaan bahan pangan di wilayahnya masih aman dan cukup, untuk menghadapi Natal 2020 hingga Tahun Baru 2021.

Sigit menyatakan, ketersediaan pangan itu berdasarkann laporan saat high level meeting oleh tim pengendali inflasi daerah (TPID) pada pekan lalu. “Ketersediaan masih aman hingga pekan kedua bulan Januari 2021,” kata Sigit, di Jakarta, Kamis (24/12/2020) malam.

Dalam pertemuan tersebut, Bulog dan BUMD sektor pangan memastikan, ketersediaan bahan pokok di wilayah DKI Jakarta dan Jakarta Utara dalam kondisi aman. Dan beberapa waktu lalu, petugas gabungan dari Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (PPKUKM) DKI Jakarta disebutnya, memantau ketersediaan bahan pangan di wilayah Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Sekretaris Dinas PPKUKM DKI Jakarta, Etty Syartika menyatakan, stok pangan di DKI Jakarta yang dijual di gerai-gerai ritel masih cukup, untuk memenuhi kebutuhan sampai enam bulan ke depan. “Ada tim yang selalu memantau keamanan dan ketersediaan pangan,” ujar Etty.

BUMD Pasar Jaya dalam keterangan persnya menyatakan, setiap tahunnya Pasar Jaya bekerja sama dengan BUMD pangan lainnya dan Bank Indonesia sebagai ketua Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) melakukan skema penanganan pangan agar harga tidak melambung tinggi.

Sejumlah komoditi yang disiapkan ketersediaannya menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 hingga Desember, yakni 529.710 kilogram beras, 13.500 kg gula, dan 169.125 kg tepung. Kemudian dua liter minyak goreng sebanyak 169.125 item dan satu liter sebanyak 2.500 item, 3.500 kg daging ayam, 2.500 kg daging sapi, 1.255 kg daging kerbau, dan 26.000 kg bawang merah. (Ant)

Lihat juga...