Kian Diminati Harga Bibit Porang Mencapai Rp400 Ribu

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

BEKASI — Bibit Porang kian diburu berbagai kalangan hingga menjadikan permintaan pada bibit tanaman jenis suweg tersebut kian deras. Tak heran saat ini harga pun melambung di pasaran.

Tingginya harga karena petani khususnya menyemai tidak untuk dijual, tapi ditanam sendiri. Harga pun bisa mencapai Rp400 ribu/KG untuk jenis supernya. Sementara yang terendah masih jenis umbi Rp50 ribu/KG-nya.

Tingginya harga dan kian derasnya permintaan akan bibit porang, mendatangkan kekhawatiran bagi Joko Santoso, penggiat Porang di wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat. Dia mengaku khawatir bibit porang diekspor keluar negeri, untuk mendapatkan harga lebih tinggi lagi.

“Jika itu terjadi maka tamatlah, kedepan Porang bisa diklaim negara lain, wilayah Indonesia hanya tinggal cerita saja bisa tumbuh subur Porang. Karena informasinya tanaman itu bisa juga tumbuh seperti di negara Kamboja dan Thailand,” ungkap Joko Santoso, kepada Cendana News, Senin (21/12/2020).

Dikatakan saat ini saja harga seperti biji katak dibagi dua katak kecil dan katak jumbo. Untuk harga katak kecil berkisar Rp200 ribu/Kg, sementara bibit katak jumbo Rp400 ribu/KG.

Joko Santoso, penggiat budidaya Porang di Kota Bekasi memperlihatkan kebun porangnya, Senin (21/12/2020). Foto: Muhammad Amin

Dia mengaku kecewa upayanya membumikan Porang di Kota Bekasi tidak disambut baik oleh pemerintah daerah yang cenderung ke hidroponik. Padahal lahan di Kota Bekasi masih luas jika dikembangkan.

Saat ini, Joko Santoso mengembangkan tanaman Porang di beberapa lokasi wilayah, Sumur Batu Bantargebang, Rawalumbu, Mustika Jaya dan baru baru ini mulai berkembang ke wilayah Purwakarta. Ia sendiri sudah memiliki tempat dengan luas tiga hektaran di wilayah Karawang yang digunakan dengan sistem sewa.

Lihat juga...