Kisah Susilawati yang Menginspirasi Menangkan PMI Awards IMD di Riyadh

JAKARTA – Pekerja rumah tangga asal kabupaten Sukabumi, Susilawati, menjadi salah satu penerima anugerah Pekerja Migran Indonesia (PMI) Awards pada acara penutupan Hari Migran Sedunia (IMD) di Kota Riyadh, Arab Saudi, bersama rekannya Kamaluddin, seorang pengemudi asal Garut.

Kisah Susilawati dinilai menginspirasi dan dapat menjadi teladan bagi sesama PMI lainnya. “Susilawati terpaksa pergi ke Arab Saudi pada 2009 dengan motivasi untuk memperbaiki ekonomi keluarga, dan membiayai anak tunggalnya setelah bercerai dari sang suami,” demikian KBRI Riyadh, dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa (15/12/2020).

Setibanya di Arab Saudi, dia bekerja di kawasan Al-Narjis, namun situasi bekerja yang disebut berjalan lancar dengan majikan yang baik tidak membuatnya cepat berpuas diri. Bermodalkan kreativitas yang mendorongnya untuk mencoba tantangan baru, dia pun memulai bisnis secara daring dengan berjualan pakaian dan kerudung asal Indonesia.

Pelanggannya adalah sesama warga negara/pekerja migran Indonesia di Arab Saudi. “Lumayan, bisa untuk menambah penghasilan,” kata Susilawati.

Dengan penghasilannya sebagai pekerja rumah tangga dan bisnis sampingannya, Susi berhasil membangun rumah untuk keluarga dan orang tuanya di kampung halaman. Dia juga telah mampu membeli sawah, serta membiayai kehidupan anaknya yang kini sudah duduk di bangku sekolah menengah kejuruan (SMK).

Pada masa pandemi Covid-19 ini, Susi juga banyak membantu sesama pekerja migran asal Tanah Air yang mengalami kesulitan akibat lockdown pada awal merebaknya wabah Covid-19 di Riyadh. Bahkan, pakaian dan kerudung yang seharusnya dia jual, sebagian dia berikan secara cuma-cuma kepada mereka yang membutuhkan.

Lihat juga...