Kominfo Ingatkan Operator Seluler tak Perang Tarif

Direktur Jenderal Penyelenggara Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika, Ahmad M. Ramli, dalam webinar sosialiasi tv digital, Rabu (21/10/2020).-Ant

JAKARTA – Dirjen Penyelenggara Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Ahmad M Ramli, mengingatkan agar operator seluler agar tidak perang tarif, dan lebih mengutamakan kualitas layanan kepada pelanggan.

“Kalau operator itu ke depan di 2021 itu masih berpikir perang tarif tanpa memperhatikan sungguh-sungguh quality of service, saya yakin tidak akan bisa menarik perhatian dari penggalan,” katanya dalam acara “Selular Digital Telco Outlook,” Selasa (15/12/2020).

Sebab, menurut Ramli pelanggan kini tidak lagi menggunakan perangkat selulernya untuk sekadar berkomunikasi, tapi juga melakukan hal lain, seperti belajar dan bekerja, sehingga kualitas layanan menjadi hal yang sangat dipertimbangkan saat penggunaan.

“Kalau misalnya quality of service jelek akan ditinggalkan. Saya mengingatkan operator bagaimana membangun kualitas yang baik kalau mau bersaing dengan ketat, dan bersaing dengan unggul di 2021,” Ramli melanjutkan.

Ramli menyadari, bahwa menjamin kualitas layanan tidaklah mudah. Faktor geografis menjadi tantangan terbesar, terlebih Indonesia juga memiliki lebih dari 268 juta penduduk, jauh lebih besar jika dibandingkan dengan negara tetangga.

Karena itu, menurut Ramli ketergantungan masyarakat kepada mobile broadband di Indonesia juga sangat tinggi. Ditambah lagi soal daya beli masyarakat yang selama pandemi mengalami penurunan.

Lihat juga...