Konsumsi Gasoline di Banyumas Cenderung Stabil di Tengah Pandemi

Editor: Makmun Hidayat

PURWOKERTO — Konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis gasoline di wilayah Kabupaten Banyumas cenderung stabil selama pandemi Covid-19, meskipun masih di bawah rata-rata konsumsi harian pada situasi normal. Namun, mendekati libur panjang akhir tahun ini, diprediksi ada peningkatan konsumsi gasoline.

Pjs. Unit Manager Communication, Relations  & CSR Marketing Operation Regional Jawa Bagian Tengah PT Pertamina (Persero), Arya Yusa Dwicandra mengatakan, saat ini rata-rata konsumsi harian BBM jenis gasoline di Banyumas sebanyak 440 KL per hari. Angka tersebut masih di bawah rata-rata konsumsi harian sebelum pandemi yang mencapai di atas 500 KL per hari.

“Pada bulan Januari misalnya, konsumsi harian BBM jenis gasoline sebanyak 522 KL per hari,” katanya saat menggelar press conference virtual wilayah Banyumas, Selasa (22/12/2020).

Pjs. Unit Manager Communication, Relations & CSR Marketing Operation Regional Jawa Bagian Tengah PT Pertamina (Persero), Arya Yusa Dwicandra saat press conference virtual wilayah Banyumas, Selasa (22/12/2020). -Foto: Hermiana E. Effendi

Dan pada saat libur panjang akhir tahun ini, diprediksi konsumsi gasoline akan meningkat hingga 8 – 10 persen. Mengingat banyaknya aktivitas bepergian, seperti pulang kampung ataupun aktivitas mengisi liburan.

Lebih lanjut Arya menjelaskan, untuk konsumsi BBM jenis gasoil di Kabupaten Banyumas, rata-rata konsumsi harian saat ini berada di angka 189 KL per hari. Angka tersebut juga masih di bawah konsumsi normal pada sebelum pandemi yaitu di angka 200 KL per hari pada bulan Januari-Februari.

Konsumsi BBM jenis Gasoil diperkirakan akan menurun hingga 11 persen di wilayah Jawa Tengah, karena adanya pembatasan kendaraan jenis diesel, dimana banyak industri yang libur menjelang natal dan tahun baru.

Untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi BBM pada libur panjang natal dan tahun baru, Pertamina region Jawa Tengah menyiapkan 47 SPBU kantong. SPBU kantong atau mobil tangki BBM dengan kapasitas penuh ini  disiagakan di SPBU-SPBU tertentu. Jika terjadi lonjakan konsumsi tinggi dan kemacetan di sekitar SPBU maka mobil tangki tersebut secara cepat dapat menambah stok di SPBU tersebut.

Selain menyiapkan SPBU kantong, Pertamina juga telah menyiagakan stok BBM jenis gasoline hingga 12.600 KL per harinya. Jumlah tersebut naik sebesar 8% dari rataan harian normal yaitu 11.750 KL per hari.

Namun, jika dibandingkan hari raya natal dan tahun baru 2019, jumlah tersebut berada 11 persen di bawah rata-rata harian tahun lalu yaitu sebesar 14.000 KL.

Sementara itu, salah satu petugas di SPBU Purwokerto, Suswanto mengatakan, untuk konsumsi BBM setiap harinya masih dalam taraf normal dan belum ada lonjakan permintaan.

“Mungkin nanti mendekati libur tahun baru, baru ada peningkatan konsumsi BBM, biasanya yang sudah-sudah seperti itu,” tuturnya.

Lihat juga...