Kontraktor dan PPK Jadi Tersangka Pembangunan Puskesmas di Sikka

Editor: Makmun Hidayat

Fahmi menambahkan, Kejari Sikka juga sedang mendalami kasus ini sesuai dengan proses hukum yang berlaku dan terkait adanya informasi di masyarakat soal dugaan aliran dana tersebut dirinya katakan bisa saja ada Pulbaket terkait informasi ini.

Ia menjelaskan, dugaan kerugian negara dalam kasus ini merupakan temuan Inspektorat Daerah (Irda) Kabupaten Sikka dan dirinya pun meminta agar pertanyaan media jangan terkait materi perkara termasuk aliran dana.

Sementara itu, Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasipidsus) Kejari Sikka, Jeremias Pena, SH mengakui kasus pembangunan Puskesmas Bola  ini bukan ditemukan oleh APIP tetapi berdasarkan informasi dari masyarakat.

Jeremias mengaku setelah menerima laporan dari masyarakat tersebut pihaknya pun kemudian melakukan Pengumpulan Bahan dan Keterangan (Pulbaket) hingga berujung terhadap penetapan 2 tersangka.

“Setelah ditelusuri ternyata kita temukan ada unsur Perbuatan Melawan Hukum (PMH), ada mens reanya. Setelah kita lakukan Pulbaket, APIP kemudian kita libatkan untuk menghitung nilai kerugian negara dalam kasus ini,” sebutnya.

Lihat juga...