Koperasi Damandiri Paling Siap Hadapi ‘Fintech’

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

PURWOKERTO –Financial technology (fintech) merupakan inovasi finansial yang dipadukan dengan teknologi modern untuk mempercepat berbagai macam aspek pelayanan keuangan. Dalam tataran koperasi, yang paling siap menghadapi fintech adalah koperasi-koperasi yang digawangi anak-anak muda yang akrab dengan teknologi serta koperasi yang mayoritas anggotanya dari golongan menengah ke atas.

Ketua Dewan Koperasi Indonesia (Dekopinda) Kabupaten Banyumas, Muhammad Arsad Dalimunte, menyebut, koperasi bentukan Yayasan Damandiri, yaitu Koperasi Utama Sejahtera Mandiri Cilongok, sebagai salah satu koperasi yang paling siap menghadapi fintech.

Ketua Dewan Koperasi Indonesia (Dekopinda) Kabupaten Banyumas, Muhammad Arsad Dalimunte, dijumpai di Purwokerto, Rabu (16/12/2020). Foto: Hermiana E. Effendi

“Koperasi bentukan Yayasan Damandini ini tengah berproses dan apa yang dilakukan sangat keren. Tinggal bagaimana memasifkan program-program mereka, karena aksi-aksi mereka menjawab kebutuhan masyarakat,” jelasnya kepada Cendana News, Rabu (16/12/2020).

Keberadaan Dapur Komunal Cilongok, lanjutnya, secara tidak langsung membangun kesadaran baru pada masyarakat sekitar, tentang bagaimana beraktivitas dan berproduksi dengan bisa lebih efisien waktu. Mengingat dalam satu lokasi tersebut, terdapat berbagai macam unit usaha yang saling mendukung.

“Dapur Komunal Cilongok membawa pengaruh pada masyarakat sekitar, mulai terbangun pola pikir bagaimana bekerja yang lebih efisien namun dengan hasil maksimal, jadi sangat menginspirasi mereka,” tuturnya.

Sementara itu terkait kesiapan koperasi–koperasi di Kabupaten Banyumas menghadapi fintech, Arsad mengatakan, ada dua kategori yaitu koperasi yang anggotanya golongan menengah ke atas atau anak-anak muda, dan koperasi yang anggotanya sebagian besar usia lanjut.

Lihat juga...