KPU Kalteng: Partisipasi Pemilih dalam Pilkada Capai 61,95 Persen

PALANGKA RAYA — Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Eko Wahyu Sulistiobudi mengatakan tingkat partisipasi pemilih pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng 2020 mencapai 61,95 persen.

“Angka ini memang di bawah 77,5 persen target nasional. Namun angka partisipasi pilkada tahun ini naik 9,68 persen dibanding Pilkada Kalteng 2015 lalu yang berada di angka 52,72 persen,” kata Eko, di Palangka Raya, Sabtu.

Komisioner KPU Kalteng Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih Partisipasi Masyarakat dan SDM itu menerangkan, sejumlah faktor sangat berpengaruh terhadap tingkat partisipasi masyarakat.

Menurut dia, masa pandemi COVID-19 berpengaruh terhadap minat pemilih datang ke tempat pemungutan suara (TPS) 9 Desember lalu.

“Sebagian masyarakat ada yang ragu bahkan takut akan keamanan dan keselamatan di TPS, terutama bagi mereka yang berusia lanjut,” kata Eko.

Selain itu, menurut dia, juga karena sebagian masyarakat masih kurang peduli dan mengerti pentingnya menggunakan hak pilih. Sejumlah daerah di Kalimantan Tengah juga masih terjadi “blank spot”, sehingga sosialisasi melalui media sosial tidak menjangkau wilayah tersebut.

Lihat juga...