KPU Minta Peserta Pilwakot Semarang Tunggu Hasil Resmi

Editor: Makmun Hidayat

SEMARANG — Hasil hitung cepat dalam Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota (Pilwakot ) Semarang 2020, sebanyak 65.972 orang mencoblos kotak kosong, sementara, 716.805 pemilih dari total 1.180.211 daftar pemilih tetap (DPT), memilih calon petahana.

Sementara, sebanyak 368.454 pemilih tidak memberikan suara, dan suara tidak sah sebanyak 22.837. Angka tersebut didapatkan dari hasil rekap 3.447 Tempat Pemungutan Suara (TPS) se-Kota Semarang.

Terkait hasil hitung cepat tersebut, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang meminta agar peserta Pilwakot 2020, tetap menunggu hasil resmi dari KPU.

“Kita menghormati hasil perhitungan cepat yang dilakukan peserta Pilwakot. Pengumuman pemenang secara resmi akan diumumkan, setelah perhitungan selesai dilakukan. Terkait proses resminya tentu harus menunggu yang secara berjenjang akan disampaikan oleh KPU. Tahapannya akan dimulai besok (Kamis-red),” papar Ketua KPU Kota Semarang, Henry Casandra Gultom saat dihubungi di Semarang, Rabu (9/12/2020) petang.

Ketua KPU Kota Semarang, Henry Casandra Gultom saat dihubungi di Semarang, Rabu (9/12/2020) petang. -Foto Arixc Ardana

Pihaknya pun berharap proses rekapitulasi perhitungan suara dalam berjalan dengan baik, sehingga hasil pemilihan bisa segera diumumkan.

Terkait pelaksanaan pemilihan, khususnya dalam penerapan protokol kesehatan di setiap TPS, pihaknya memastikan seluruhnya berjalan sesuai aturan. Hal tersebut tidak hanya ditunjukkan oleh petugas, namun juga masyarakat sebagai pemilih.

“Untuk mencegah terjadinya kerumunan, setiap pemilih sudah diberi jadwal, seperti yang tertera di undangan. Hal tersebut ditaati oleh masyarakat, sehingga kerumunan tidak terjadi. Selain itu, petugas dan pemilih juga menerapkan protokol kesehatan, mulai dari memakai masker, sarung tangan, hingga menjaga jarak,” tandasnya.

Terpisah, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Semarang Muhammad Amin, menilai pelaksanaan Pilwakot Semarang secara umum berjalan dengan baik, meski saat ini pihaknya masih menunggu rekapitulasi laporan dari pengawas yang tersebar di seluruh TPS.

“Terlepas dari itu, kita harapkan semua pihak agar tetap taat protokol, termasuk pada saat sudah diketahuinya perolehan suara. Kita menghimbau agar peserta pemilihan dan para pendukungnya, tidak perlu merayakan secara berlebihan, apalagi jika sampai menimbulkan kerumunan,” terangnya.

Hal tersebut penting, agar tetap menjaga pelaksanaan Pilkada, khususnya Pilwakot Semarang 2020 dari munculnya klaster covid-19. “Kita harapkan, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan ini, tahapan Pilwakot Semarang 2020 bisa dilaksanakan dengan lancar dan aman,” pungkasnya.

Lihat juga...